Otomotif / Motor
Rabu, 18 Februari 2026 | 13:49 WIB
Ilustrasi menu sahur. [Google AI]
Baca 10 detik
  • Waktu sahur ideal menurut anjuran sunnah adalah mendekati waktu Subuh untuk energi optimal dan kenyamanan pencernaan.
  • Menu sahur untuk perjalanan jauh harus mencakup karbohidrat kompleks, protein, serat, dan cairan cukup agar tidak mengantuk.
  • Menu sahur yang harus dihindari saat berkendara jarak jauh adalah makanan tinggi lemak dan minuman terlalu manis karena menyebabkan kantuk.

Suara.com - Sahur, khususnya di bulan Ramadan bukan sekadar rutinitas sebelum puasa, tapi juga momen penting untuk menjaga energi sepanjang hari.

Apalagi kalau setelah sahur Anda harus berkendara jarak jauh, pilihan waktu dan menu sahur bisa sangat menentukan kenyamanan serta konsentrasi di jalan. Begini menurut keterangan yang telah Suara.com rangkum.

Menurut anjuran sunnah, waktu sahur terbaik adalah mendekati Subuh, selama masih dalam batas waktu yang dibolehkan.

Sahur di akhir waktu memberi energi lebih segar karena jarak antara makan dan mulai berpuasa tidak terlalu panjang.

Selain itu, sahur menjelang Subuh juga mempermudah bangun untuk sholat Subuh dan menjaga pencernaan tetap nyaman.

Menu Sahur untuk Perjalanan Jarak Jauh

Kalau setelah sahur Anda harus berkendara jauh, pilih menu yang bisa menjaga stamina sekaligus tidak bikin kantuk. Berikut beberapa rekomendasi:

  • Karbohidrat kompleks Nasi merah, roti gandum, atau oatmeal lebih tahan lama di tubuh dibanding nasi putih. Energi dilepas perlahan sehingga tidak cepat lapar.
  • Protein berkualitas Telur, ayam tanpa kulit, atau ikan bisa membantu menjaga otot tetap bertenaga. Protein juga membuat rasa kenyang lebih lama.
  • Sayur dan buah segar Kandungan serat membantu pencernaan tetap lancar dan mencegah rasa begah. Buah seperti pisang atau apel cocok untuk tambahan energi ringan.
  • Cairan cukup Jangan lupa minum air putih yang cukup. Hindari minuman terlalu manis atau berkafein berlebihan karena bisa membuat tubuh cepat dehidrasi.

Hindari Menu Sahur yang Bikin Kantuk

Beberapa makanan justru bisa membuat tubuh terasa berat dan mengantuk saat berkendara. Misalnya:

Baca Juga: Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU

  • Gorengan atau makanan berlemak tinggi, karena sulit dicerna dan membuat perut tidak nyaman.
  • Minuman bersoda atau terlalu manis, yang bisa memicu lonjakan energi sesaat lalu cepat turun.

Sahur dan Konsentrasi Berkendara

Energi dari sahur yang tepat akan membantu menjaga fokus di jalan. Sahur terlalu awal atau dengan menu yang kurang seimbang bisa membuat tubuh cepat lelah, meningkatkan risiko kantuk saat berkendara. Dengan sahur mendekati Subuh dan menu bergizi seimbang, perjalanan jauh bisa terasa lebih aman dan nyaman.

Intinya, waktu sahur terbaik adalah menjelang Subuh, dan menu paling ampuh untuk perjalanan jauh adalah kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cairan yang cukup. Dengan strategi ini, Anda bisa tetap bertenaga sekaligus menjaga konsentrasi di balik kemudi.

Load More