- Sederet menu populer dan praktis sering jadi andalan untuk sahur.
- Tapi sebenernya, menu tersebut bisa membuat cepat lapar dan tidak bernutrisi.
- Untuk kenyang lebih lama, konsumsi karbohidrat kompleks, protein, serta serat saat sahur.
Jika dikombinasikan dengan lauk yang digoreng seperti nugget, ayam goreng, atau bakwan, beban pencernaan memang terasa berat di awal, namun tidak bertahan lama.
Lemak jenuh dari gorengan membutuhkan waktu lama untuk dicerna, yang seringkali membuat perut terasa "begah" namun tidak memberikan energi yang stabil.
Tanpa adanya asupan serat dari sayuran, nasi putih akan segera diubah menjadi glukosa dan habis terbakar dalam beberapa jam saja setelah imsak.
3. Roti Putih dengan Selai Manis
Bagi sebagian orang, menyantap roti putih dengan olesan selai cokelat atau stroberi dianggap cukup praktis. Sayangnya, kombinasi ini adalah "bom gula".
Roti putih sudah kehilangan serat selama proses penggilingan gandum, ditambah dengan gula tambahan dari selai.
Berdasarkan laporan dari World Health Organization (WHO), konsumsi gula berlebih saat sahur akan mengganggu metabolisme energi sepanjang hari dan membuat tubuh terasa cepat lemas.
4. Teh Manis Hangat yang Pekat
Menutup sahur dengan segelas teh manis hangat memang terasa nikmat. Namun, perlu diwaspadai bahwa teh memiliki sifat diuretik karena kandungan kafein di dalamnya.
Sifat diuretik ini mendorong tubuh untuk lebih sering buang air kecil. Jika dibarengi dengan asupan gula tinggi dari teh manis, tubuh akan kehilangan cairan lebih cepat dan mengalami penurunan energi secara mendadak begitu efek gula tersebut hilang.
Strategi Sahur agar Kenyang Lebih Lama
Baca Juga: Pahala Menyiapkan Buka Puasa dan Sahur, Keutamaan Besar di Bulan Ramadan
Agar ibadah puasa tetap bertenaga hingga bedug Maghrib, Anda perlu melakukan sedikit modifikasi pada menu sahur. Berikut tipsnya:
Ganti Karbohidrat: Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau ubi jalar. Makanan ini dicerna lebih lambat oleh tubuh.
Tambahkan Protein Berkualitas: Telur rebus, tempe, tahu, atau dada ayam adalah sumber protein yang membantu menekan hormon lapar (ghrelin).
Wajib Serat: Pastikan ada sayuran hijau atau buah-buahan seperti alpukat dan pisang. Serat berfungsi sebagai "rem" yang memperlambat penyerapan gula dalam darah.
Hidrasi: Minumlah air putih secara berkala dan hindari minuman berpemanis buatan yang berlebihan.
Praktis boleh, tapi sehat itu wajib. Dengan menghindari menu "perangkap" yang cepat bikin lapar dan beralih ke asupan padat nutrisi, Anda tidak hanya menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman, tetapi juga menjaga kesehatan jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?