Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi Tadarus Al-Quran. (Freepik)

Suara.com - Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah di mana umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, salah satunya adalah tadarus Al-Quran. Biasanya, kegiatan tadarus dilakukan di malam hari setelah ibadah sholat tarawih atau pagi hari usai sholat subuh. Lantas apakah tadarus harus bulan Ramadan?

Tadarus sendiri berasal dari kata “darasa” yang memiliki arti belajar atau membaca secara berulang-ulang. Berdasarkan konteks pada bulan Ramadan, tadarus Al-Quran mempunyai makna membaca, memahami, serta merenungkan ayat demi ayat suci. Tadarus bisa dilakukan secara berjamaah ataupun sendirian.

Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadan

Terdapat beberapa keutamaan tadarus Al-Quran di bulan Ramadan, di antaranya yaitu:

1. Al-Qur’an Diturunkan di Bulan Ramadan

Ramadan mempunyai keistimewaan yang amat bernilai lantaran di bulan inilah Al-Quran pertama kali diturunkan sebagai pedoman dan petunjuk hidup bagi manusia. Dalam salah satu ayat, Allah SWT berfirman:

"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185)

2. Sunnah Rasulullah SAW

Dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, dijelaskan jika Nabi Muhammar SAW selalu bertadarus bersama dengan malaikat jibril di bulan Ramadan. Adapun hadits tersebut berbunyi:

Baca Juga: The Sultan Hotel & Residence Jakarta Gelar Exclusive Iftar Gathering "Ramadan Cita Rasa Sultan"

"Dahulu Jibril mendatangi Nabi SAW setiap malam di bulan Ramadhan, lalu Nabi SAW bertadarus Al-Qur’an bersamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadits di atas, maka kita semua dapat memahami jika tadarus merupakan sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dan memiliki keutamaan yang amat besar bagi seluruh umat.

3. Mendapat Pahala Berlipat Ganda

Rutin membaca Al-Quran di bulan Ramadan mempunyau keutamaan yang amat istimewa. Lantaran setiap amalan di bulan suci ini segala amalan akan dilipatgandakan pahalanya. Rasulullah SAW pun bersabda:

"Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka ia akan mendapatkan satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi).

4. Sebagai Hujjah atau Pembela

Di akhirat kelak, Al Quran yang sering dibaca akan datang kepada kita sebagai hujjah atau pembela. Dalam salah satu hadist disebutkan bahwa:

"Shalat adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk, kesabaran adalah sinar, dan al-Quran adalah hujjah"

5. Berbau Harum  dan Enak

Meskipun membaca Al Quran hukumnya sunnah, akan tetapi amalan yang digemari Rasulullah SAW ini hendaknya dikerjakan setiap hari. Dikatakan bahwa orang yang suka membaca Al Quran diperumpamakan bagai orang yang berbau harum serta enak rasanya. Sebab setiap hari mereka membaca ayat-ayat suci yang mengandujg banyak sekali keistimewaanya.

6. Dinaikkan Derajat dan Memuliakan

Ramadan jadu bulan yang sangat istimewa dan penuh dengan keberkahan. Orang-orang yang tadarus Al-Quran di bulan suci ini akan dimaksukkan ke dalam golongan umat yang mulia di sisi Allah SWT.

7. Mahkota Cahaya di Akhirat

Seorang muslim yang membaca al-Quran, mempelajarinya serta mengamalkannya, kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota di hari akhir dnegan mahkota dari cahaya. Bahkan disebut sinarnya terang, bak sinar matahari.

8. Menenangkan Hati

Keutamaan tadarus Al-Quran di bulan Ramadan yang terakhir takni menenangkan hati. Dengan rajin membacanya maka Allah SWT akan menurunkan ketenangan dalam setiap diri manusia.

Apakah Tadarus Harus Bulan Ramadan?

Melansir dari berbagai sumber, tsdarus Al-Quran tidak harus dilakukan di bulan Ramadan saja. Tadarus merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan sepanjang tahun.

Tadarus Al-Quran di bulan Ramadhan hukumnya sangat disarankan (Sunnah Muakkadah). Sebab, Ramadan merupakan waktu istimewa di mana pahala akan berlipat ganda, serta menjadi momen pertama kali turunnnya Al-Quran. 

Pada umumnya, tadarus Al-Quran di bulan Ramadan dapat dilakukan kapan saja, namun malam hari (setelah Tarawih) merupakan waktu utama. Selain itu, di Indonesia, tadarus kerap dilakukan berjamaah di masjid atau mushola dan sudah menjadi tradisi turun temurun.

Kesimpulannya, tadarus Al-Quran bisa dilakukan kapan saja di luar bulan Ramadan. Selain itu, tadarus Al-Quran di luar bulan puasa sama-sama memperoleh ganjaran atau pahala. Umat Islam bisa melakukan tadarus kapan saja, utamanya setelah sholat atau di waktu sepertiga malam.

Cara Melaksanakan Tadarus di Bulan Ramadan

Berikut ini adalah tata cara pelaksanaan tadarus Al-Quran di bulan Ramadan:

1. Membaca Al-Qur’an secara rutin

Usahakan membaca Al-Quran setiap hari, terutama setelah selesai sholat. Baik itu sendiri maupun bersama keluarga, jamaah di masjid ataupun komunitas.

2. Bertadarus secara berjamaah

Tadarus bisa dikerjakan di masjid, mushola, atau secara daring bersama teman dan keluarga.

3. Memahami dan merenungkan maknanya

Tak hanya membaca, hendaknya umat Islam juga memahami setiap arti ayat-ayat yang dibaca agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

4. Mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari

Membaca dan memahami Al-Qur’an hendaknya juga diiringi dengan tindakan untuk mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian tadi ulasan seputar apakah tadarus harus bulan Ramadan. Setelah memahami informasi di atas, hendaknya kita selalu mengamalkan perintah dan sunnah sesuai syariat Islam.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Load More