Lifestyle / Komunitas
Senin, 23 Februari 2026 | 10:53 WIB
Ilustrasi tidur saat bulan Ramadan. (ChatGPT)
Baca 10 detik
  • Pernyataan influencer TikTok soal sahur mengganggu jam tidur memicu pro dan kontra jelang Ramadan.
  • Sebagian menilai sahur mengurangi waktu istirahat, namun lainnya menegaskan sahur bagian penting ibadah.
  • Dokter menyarankan mengatur ulang pola tidur, bukan melewatkan sahur, agar istirahat tetap cukup selama puasa.

"Kalian bisa melakukan power nap saat jam istirahat kerja. Power nap dilakukan dengan cara tidur siang selama 20 hingga 30 menit," jelas dr. Andi Septiawan.

3. Cukupi Jam Tidur Malam

Berikutnya, mencukupi jam tidur malam minimal 5 jam. Durasi ini dinilai sudah cukup mengingat di malam hari umat Muslim harus menunaikan berbagai ibadah, termasuk salat Tarawih.

"Cukupi jam tidur malam. Ketika bulan Ramadan kalian akan melakukan salat Tarawih dan aktivitas ibadah lainnya pada malam hari, cobalah untuk tidur malam yang cukup. Setidaknya selama 5 jam," tutur sang dokter lagi.

"Jangan lakukan aktivitas lain yang tidak diperlukan seperti misalnya jalan-jalan atau begadang agar jam tidur kalian saat puasa tidak terganggu," imbuhnya.

4. Manfaatkan Tidur setelah Subuh

Setelah sahur dan menunaikan salat Subuh, umumnya akan ada waktu sekitar satu hingga dua jam yang dapat dimanfaatkan untuk tidur kembali sebelum beraktivitas.

Selain tips di atas, ada beberapa penjelasan tambahan yang bisa dilakukan agar kualitas tidur tetap terjaga selama puasa Ramadan. Di antaranya hindari asupan kafein menjelang waktu tidur serta rutin melakukan olahraga ringan.

Baca Juga: Viral Influencer Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Ini Keutamaannya dalam Islam

Load More