- Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan udara besar ke 10 kota Iran.
- Operasi tempur ini bertujuan melumpuhkan kekuatan militer dan rezim Teheran sepenuhnya.
- Konflik ini mengancam stabilitas energi global dan jalur perdagangan Selat Hormuz.
Suara.com - Dunia internasional tengah diguncang oleh serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat ke wilayah Iran.
Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut aksi ini sebagai "operasi tempur besar" yang menyasar sedikitnya 10 kota di Iran, termasuk Teheran.
Rivalitas abadi antara Israel dan Iran memang sudah berada di titik didih.
Israel memandang program nuklir Iran dan dukungan mereka terhadap proksi seperti Hamas dan Hizbullah sebagai ancaman eksistensial.
Di sisi lain, Iran melabeli Israel sebagai "tumor kanker" yang harus dilenyapkan.
Namun, serangan kali ini dinilai berbeda dan jauh lebih destruktif.
Melansir dari berbagai sumber termasuk Al Jazeera, berikut adalah 5 alasan utama di balik serangan brutal Israel dan AS ke Iran:
1. Ambisi Melumpuhkan Rezim, Bukan Sekadar Situs Nuklir
Jika sebelumnya fokus utama serangan Israel adalah fasilitas nuklir, kali ini tujuannya jauh lebih dalam.
Baca Juga: Dari Versi Mini sampai Pro: Ini 5 Rekomendasi Drone DJI Paling Worth di 2026
Serangan yang menyasar 10 kota di Iran ini bertujuan untuk melemahkan rezim Teheran secara keseluruhan.
AS dan Israel berupaya melumpuhkan kemampuan rudal balistik negara tersebut hingga ke titik nadir.
Trump telah menjanjikan kampanye militer yang mampu membuat kekuatan militer Iran lumpuh total.
2. Memanfaatkan Kondisi Iran yang Dianggap "Lemah"
Analis dari Crisis Group, Ali Vaez, menyebut serangan ini sebagai perang kesempatan.
Israel dan Amerika Serikat meyakini bahwa saat ini Republik Islam Iran berada dalam posisi kelemahan historis.
Berita Terkait
-
Siapa Mojtaba Khamenei? Sosok 'Penguasa Bayangan' Calon Pengganti Ali Khamenei di Iran
-
Profil Anak hingga Cucu Ayatollah Ali Khamenei yang Dikabarkan Tewas akibat Serangan Israel
-
2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel
-
Menlu Iran Ancam Balas Serangan Israel-AS yang Tewaskan 51 Siswi SD
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!