Lifestyle / Komunitas
Senin, 02 Maret 2026 | 13:55 WIB
Bendara Iran vs Israel [kolase]
Baca 10 detik
  • Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan udara besar ke 10 kota Iran.
  • Operasi tempur ini bertujuan melumpuhkan kekuatan militer dan rezim Teheran sepenuhnya.
  • Konflik ini mengancam stabilitas energi global dan jalur perdagangan Selat Hormuz.

Persepsi bahwa Iran sedang rapuh secara internal maupun eksternal dimanfaatkan untuk memberikan pukulan telak yang belum pernah terjadi sebelumnya.

3. Upaya Memaksa Ayatollah Ali Khamenei Menyerah

Washington dan Tel Aviv tampaknya tidak lagi menginginkan sekadar kesepakatan di meja perundingan.

Mereka diduga menginginkan penyerahan penuh dari pemimpin tertinggi Iran. Strategi pendestabilan rezim ini dilakukan dengan harapan akan muncul perubahan kekuasaan di Iran, meskipun langkah ini berisiko tinggi memicu kekacauan yang lebih besar.

4. Perubahan Strategi dari Negosiasi ke Agresi

Sebelum serangan terjadi, sebenarnya sempat ada kemajuan dalam negosiasi antara Washington dan Teheran mengenai program nuklir.

Namun, pengamat menyebut Trump telah mengkhianati janji kampanyenya sendiri dengan meluncurkan perang perubahan rezim.
Israel disebut-sebut terus menekan AS untuk terlibat dalam konflik terbuka yang memang sudah mereka incar selama bertahun-tahun.

5. Dampak Geopolitik dan Ekonomi Global

Serangan ini bukan tanpa risiko global. Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi 20 persen energi dunia, kini berada dalam zona bahaya.

Baca Juga: Dari Versi Mini sampai Pro: Ini 5 Rekomendasi Drone DJI Paling Worth di 2026

Jika konflik ini terus meluas, pasar keuangan dunia dan pasokan energi global dipastikan akan terguncang hebat.

Timur Tengah, yang merupakan pusat ekonomi dan investasi,kini berada di ambang perubahan geopolitik besar yang bisa mengubah wajah kawasan tersebut selamanya.

Akar Permusuhan

Sebagai informasi, permusuhan kedua negara ini mulai meruncing pasca-Revolusi Islam 1979.

Sejak saat itu, hubungan yang semula sekutu berubah menjadi musuh bebuyutan.

Keduanya terjebak dalam perang bayangan mulai dari sabotase fasilitas nuklir, serangan siber, hingga pembunuhan ilmuwan dan komandan militer.

Load More