Lifestyle / Komunitas
Senin, 02 Maret 2026 | 14:01 WIB
Ilustrasi Zakat - Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan keluarga (Freepik)

Suara.com - Di bulan Ramadhan, umat Islam tidak hanya wajib menunaikan ibadah puasa namun juga harus mengeluarkan zakat fitrah. Hal ini berlaku bagi setiap Muslim yang melalui bulan Ramadhan dan Syawal, baik itu laki-laki, perempuan, tua, muda, bahkan anak bayi yang baru lahir.

Sebagaimana ibadah lainnya, salah satu hal yang tidak boleh terlewat dalam menunaikan zakat fitrah yaitu membaca niat. Sebab, niat menjadi pembeda dan salah satu penentu sah tidaknya suatu ibadah, termasuk zakat fitrah di bulan Ramadhan.

Diketahui, niat membayar zakat fitrah berbeda, tergantung siapa yang membayarkannya. Oleh sebab itu, penting bagi setiap Muslim untuk memperhatikan niat zakat fitrah serta membacanya sesuai dengan peruntukannya, baik itu bagi diri sendiri, istri, anak, ataupun orang yabg diwakilkan.

Sebelum mengetahui bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri, mari kita pahami tentang pengertian zakat fitrah. Yuk, simak!

Apa Itu Zakat Fitrah?

Pada dasarnya, jenis zakat dibagi menjadi dua antara lain yakni, zakat nafs (jiwa) disebut juga zakat fitrah dan zakat maal (harta).  Zakat fitrah merupakan ibadah yang wajib ditunaikan oleh setiap jiwa umat Muslim, baik itu laki-laki ataupun perempuan, dewasa hingga anak-anak sert mempunyai kelebihan rezeki atau kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri.

Zakat ditunaikan di bulan Ramadhan dan batas pembayarannya sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri. Kewajiban membayar zakat juga tertuang dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat Muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar." (HR. Bukhari Muslim)

Selain itu, dalam surat At-Taubah ayat 103 Allah SWT juga menyerukan umat-Nya untuk membayar zakat untuk memberi banyak manfaat bagi orang banyak, terutama orang yang tidak mampu. Berikut firman-Nya:

Baca Juga: Apakah Gaji Rp5 Juta Wajib Zakat? Ini Batas Nisab Terbaru Tahun 2026

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat tersebut engkau membersihkan dan mensucikan mereka” (QS. At-Taubah: 103)

Tak hahya sebagai penyucian jiwa setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan, zakat fitrah juga bisa dimaknai sebagai pemberi kebahagiaan terhadap orang-orang yang kurang mampu agar bisa merayakan Idul Fitri dengan layak dan agar semua orang dapat merasakan kebahagian dan kemenangan di hari raya nanti.

Syarat dan Kadar Zakat Fitrah 

Selain yang disebutkan sebelumnya, orang yang wajib membayar zakat fitrah harus memenuhi syarat berikut:

  • Beragam islam 
  • Masih hidup di bulan ramadhan 
  • Memiliki kelebihan rezeki untuk kebutuhan pokok pada malam dan Hari Raya Idul Fitri.

Untuk besaran zakat fitrah atau kadar zakat fitrah yang wajib dibayarkan yakni makanan pokok seperti beras dengan berat 2,5 kg atau atau 3,5 liter per jiwa. Para ulama, seperti Shaikh Yusuf Qardawi pun membolehkan zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk uang tuunai dengan nominal yang setara harga 1 sha’ gandum, kurma ataupun beras pada saat ini.

Pembayaran zakat fitrah pun bisa dakukan sendiri, diwalikan oleh orangtua atau saudara. Oleh karena itu niatnya pun menjadi berbeda-beda tergantung untuk siapa zakat tersebur ditujukan.

Load More