Lifestyle / Komunitas
Senin, 02 Maret 2026 | 13:06 WIB
Ilustrasi Gerhana. NU dan Muhammadiyah ungkap waktu Salat Gerhana 3 Maret 2026. (Pixabay/ DexMac)
Baca 10 detik
  • BMKG prediksi Gerhana Bulan Total terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026.
  • PBNU dan Muhammadiyah imbau umat Islam laksanakan Salat Gerhana setelah Magrib.
  • Puncak gerhana di wilayah Barat Indonesia diperkirakan terjadi pukul 18.33 WIB.

Suara.com - BMKG mengumumkan bahwa masyarakat Indonesia bisa menyaksikan Gerhana Bulan Total (GBT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Kapan waktu Salat Gerhana 3 Maret lantas banyak dicari bagi umat Muslim yang ingin melakukan ibadah sunnah.

Sebagai informasi, menurut keterangan Kemenag, mayoritas ulama menjelaskan bahwa salah gerhana tergolong Sunnah Muakkadah (sangat dianjurkan).

Dua ormas Islam terbesar Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, sama-sama mengeluarkan surat edaran dalam mengimbau masyarakat untuk melakukan Salat Gerhana.

Secara sains, Gerhana Bulan Total terjadi karena posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis sejajar.

Menurut Nelly Florida Riama, Deputi Bidang Geofisika BMKG, Gerhana Bulan Total (GBT) dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah Tanah Air.

Ketika puncak gerhana berlangsung, Bulan akan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Jika kondisi cuaca mendukung dan langit cerah, masyarakat dapat menikmati visual Bulan yang berubah warna menjadi kemerahan.

Imbauan Salat Gerhana. (Muhammadiyah)

Mengutip BMKG, Plt. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu, Fachri Radjab, menjelaskan, Gerhana Bulan Total akan dimulai pukul 18.03.56 WIB dan mencapai puncak Gerhana Bulan akan terjadi pada pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT.

Wilayah Indonesia Timur dapat mengamati gerhana lebih baik mengingat mereka dapat melihat fase awal gerhana saat Bulan terbit.

Untuk wilayah Barat Indonesia, gerhana akan ditemukan dalam kondisi sudah berlangsung (fase totalitas atau puncak) sesaat setelah Bulan terbit.

Baca Juga: Ini Alasan MUI Kutuk Serangan Israel, Desak Pemerintah Indonesia Keluar dari BoP

Hadis Salat Gerhana

Saat gerhana terjadi, Nabi Muhammad SAW memerintahkan untuk berseru "Ash-shalatu jami'ah" (shalat berjamaah) tanpa azan dan iqamah.

Menurut pandangan Islam, gerhana bukan merupakan pertanda seperti kematian atau kehidupan seseorang, melainkan pertanda kekuasaan Allah SWT.

"Sesungguhnya Matahari dan Bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kehidupan seseorang. Jika kalian melihatnya, berdoalah kepada Allah, bertakbir, shalat, dan bersedekah." [HR. Bukhari no. 1044 & Muslim no. 915].

Kapan Waktu Salat Gerhana 3 Maret di Ramadan 2026?

NU dan Muhammadiyah kompak mengumumkan bila Salat Khusuf (Salat Gerhana) bisa dilakukan saat Selasa 3 Maret 2026 setelah waktu Magrib hingga pukul 20:17 WIB

Load More