Suara.com - Fitnah Dajal merupakan salah satu tanda besar kiamat yang paling dahsyat dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada fitnah sejak Nabi Adam hingga hari kiamat yang lebih besar daripada fitnah Dajal.
Diriwayatkan bahwa Dajal akan datang membawa berbagai tipu daya, menampakkan hal-hal luar biasa yang dapat mengaburkan kebenaran dan menyesatkan manusia.
Oleh sebab itu, setiap Muslim diperintahkan untuk mempersiapkan diri dengan iman yang kokoh, ilmu yang benar, dan amalan yang dapat menjadi pelindung dari kesesatan tersebut.
Ancaman Dajal bukan sekadar ujian fisik, melainkan ujian akidah dan keyakinan. Orang yang lemah imannya akan mudah tertipu oleh keajaiban yang ditampakkan.
Sebaliknya, mereka yang kuat tauhidnya akan mampu melihat kebatilan di balik tipu daya tersebut. Oleh karena itu, penting untuk melindungi diri dari fitnah Dajal di akhir zaman.
Bagaimana caranya? Merangkum NU Online dan beragam sumber lain, berikut amalan dan doa agar terhindar dari fitnah Dajal di akhir zaman.
1. Memperkuat Iman dan Tauhid
Benteng pertama untuk terhindar dari fitnah Dajal adalah memperkuat tauhid. Keyakinan bahwa hanya Allah SWT satu-satunya Tuhan yang berhak disembah harus tertanam kuat dalam hati.
Dajal akan mengaku sebagai tuhan dan menunjukkan berbagai kemampuan yang tampak luar biasa. Jika akidah seseorang tidak kokoh, ia dapat terperdaya.
Memperdalam ilmu agama, memahami sifat-sifat Allah SWT, serta membiasakan diri membaca dan mentadabburi Al-Qur’an menjadi langkah penting.
Majelis ilmu, zikir, dan ibadah harian seperti salat tepat waktu akan menjaga hati tetap hidup. Hati yang hidup dengan iman tidak mudah disesatkan oleh kebohongan sebesar apa pun.
2. Membaca dan Menghafal Surah Al-Kahfi
Salah satu amalan yang secara khusus dianjurkan Rasulullah SAW adalah membaca Surah Al-Kahfi.
Dalam hadis sahih disebutkan bahwa siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama Surah Al-Kahfi akan terlindungi dari fitnah Dajal. Riwayat lain menyebutkan sepuluh ayat terakhir.
Surah Al-Kahfi mengandung pelajaran tentang keteguhan iman, seperti kisah Ashabul Kahfi yang mempertahankan akidah di tengah tekanan penguasa zalim.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Eksperimen Baru: Laporkan Kebaikan Teman Bikin Pelajar 5X Lebih Empati, Tambah Konsentrasi Belajar
-
Kekayaan Sekda Pekalongan Mohammad Yulian Akbar Terungkap Usai OTT KPK, Tembus Rp3 Miliar
-
Tanggal Merah Maret 2026 Ada Berapa? Ini Daftar Resminya Menurut SKB 3 Menteri
-
5 Seri iPhone yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
-
Nuanu Creative City di Bali Usung Konsep 'Kota 15 Menit', Semua Fasilitas Bisa Dijangkau Jalan Kaki
-
Makna Malam Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan yang Dinanti Umat Islam
-
Usai Iran, Kini Turki Dianggap Ancaman: Apa Itu Greater Israel?
-
5 Fakta Hubungan Megawati dengan Ali Khamenei, Kini Kirim Surat Duka Cita
-
Perang Lawan Iran Belum Kelar, Israel Kini Sebut Turki Target Selanjutnya
-
Kapan Bonus Hari Raya untuk Ojol Cair? Cek Daftar Penerima BHR