Lifestyle / Komunitas
Rabu, 04 Maret 2026 | 13:04 WIB
Ilustrasi berdoa (Freepik)

Ada pula kisah Nabi Musa dan Khidir tentang pentingnya ilmu dan kesabaran, serta kisah Dzulqarnain yang membangun benteng perlindungan dari kerusakan.

Semua kisah ini mengajarkan bahwa perlindungan Allah selalu bersama orang-orang beriman yang teguh.

Membaca Surah Al-Kahfi setiap hari Jumat juga dianjurkan karena memberikan cahaya di antara dua Jumat. Kebiasaan ini sekaligus menjadi persiapan spiritual menghadapi berbagai fitnah akhir zaman.

3. Memperbanyak Doa Perlindungan

Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus agar terhindar dari fitnah Dajal. Doa ini dianjurkan dibaca pada akhir tasyahud sebelum salam dalam setiap salat. Berikut doa dalam lafaz Arabnya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Dajal."

Doa ini menunjukkan betapa pentingnya memohon perlindungan langsung kepada Allah SWT.

Dengan membacanya secara rutin, seorang Muslim menanamkan kesadaran bahwa hanya Allah yang mampu menyelamatkan dari ujian terbesar di akhir zaman.

Konsistensi dalam berdoa akan menumbuhkan rasa tawakal dan ketergantungan penuh kepada-Nya.

4. Menjauhi Maksiat dan Memperbanyak Amal Saleh

Selain doa, menjaga diri dari maksiat juga sangat penting. Fitnah Dajal akan mudah memengaruhi hati yang jauh dari Allah.

Oleh karena itu, memperbanyak amal saleh seperti salat sunnah, sedekah, puasa sunnah, dan zikir pagi petang menjadi bekal utama. Amal kebaikan akan membersihkan hati dan memperkuat kepekaan terhadap kebenaran.

Hati yang bersih lebih mampu membedakan antara hak dan batil. Ketika Dajal datang membawa kebohongan yang tampak nyata, hati yang terlatih dalam ketaatan akan lebih mudah menolaknya.

5. Doa Memohon Keteguhan Hati

Load More