1. Memberi Waktu Mudik bagi Keluarga
Tradisi mudik merupakan bagian penting dari budaya Lebaran di Indonesia. Banyak keluarga harus melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman sehingga membutuhkan waktu yang cukup.
Libur sekolah yang panjang memberi kesempatan bagi siswa dan orang tua untuk melakukan perjalanan dengan lebih nyaman.
2. Menghormati Momentum Hari Raya
Idulfitri adalah hari besar keagamaan yang dirayakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah biasanya memberikan waktu libur yang memadai agar masyarakat bisa fokus beribadah dan bersilaturahmi.
3. Menghindari Kepadatan Transportasi
Periode mudik Lebaran sering menyebabkan lonjakan penumpang di berbagai moda transportasi. Dengan jadwal libur yang lebih panjang, perjalanan bisa tersebar dalam beberapa hari sehingga mengurangi kepadatan.
4. Memberi Waktu Istirahat Setelah Ramadan
Selama Ramadan, aktivitas belajar di sekolah sering mengalami penyesuaian jam belajar. Setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa, siswa juga membutuhkan waktu untuk beristirahat sebelum kembali ke rutinitas sekolah.
Baca Juga: Jadwal dan Cara Beli Tiket Kereta Api Online Jelang Mudik Lebaran 2026
Apakah Jadwal Masuk Sekolah Bisa Berbeda di Tiap Daerah?
Meskipun pemerintah telah mengeluarkan pedoman umum, jadwal sekolah sebenarnya bisa sedikit berbeda di setiap daerah atau sekolah. Hal ini karena kalender pendidikan biasanya juga ditentukan oleh:
- Dinas Pendidikan provinsi atau kabupaten
- Kebijakan sekolah masing-masing
- Program akademik seperti ujian atau kegiatan sekolah
Oleh karena itu, orang tua disarankan tetap mengecek pengumuman resmi dari sekolah atau dinas pendidikan setempat untuk memastikan tanggal masuk yang paling akurat.
Namun secara umum, sebagian besar sekolah di Indonesia mengikuti pola libur yang sama sesuai kebijakan pemerintah.
Tips Persiapan Anak Kembali ke Sekolah Setelah Lebaran
Setelah menikmati libur panjang, beberapa anak biasanya merasa sedikit malas untuk kembali ke rutinitas sekolah. Agar transisi berjalan lebih lancar, orang tua bisa melakukan beberapa hal berikut.
1. Mulai Mengatur Jadwal Tidur
Selama liburan, jam tidur anak sering berubah. Beberapa hari sebelum masuk sekolah, biasakan kembali tidur lebih awal agar anak tidak sulit bangun pagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Olahraga di Sore Hari Jam Berapa? Ini Rentang Waktu yang Paling Ideal
-
Mengenal UPF, Perlindungan UV Selain Sunscreen yang Sering Diabaikan
-
Lebih Ampuh Lip Balm atau Lip Serum untuk Mencerahkan Bibir? Ini 6 Rekomendasinya
-
4 Rekomendasi Liquid Matte Lipstik Paling Tahan Lama, Transferproof hingga 16 Jam
-
5 Rekomendasi Tinted Lip Balm agar Bibir Ternutrisi Anti Pecah-Pecah
-
Silsilah Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Masud, Kakak hingga Istri Punya Jabatan Mentereng
-
Urutan Skincare Double Cleansing yang Benar Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produknya
-
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Acne Prone Skin, Ringan dan Gak Bikin Breakout
-
5 Rekomendasi Kaos Kaki Lari Anti Lecet, Olahraga Makin Aman dan Nyaman
-
Apa Bedanya Melasma dan Flek Hitam? Ini 4 Sunscreen yang Efektif Menyamarkan