- Panitia zakat dikategorikan sebagai amil, salah satu dari delapan golongan penerima zakat sesuai At-Taubah ayat 60.
- Secara umum, bagian maksimal untuk amil zakat adalah 1/8 atau sekitar 12,5 persen dari total zakat terkumpul.
- Amil harus menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan tidak boleh mengambil lebih dari kebutuhan operasional wajar.
Suara.com - Setiap Ramadan, umat Islam ramai menunaikan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya: panitia zakat dapat berapa persen dari dana zakat yang terkumpul? Apakah panitia berhak mengambil sebagian dari zakat tersebut?
Dalam syariat Islam, pihak yang mengelola zakat memang memiliki hak tertentu. Mereka termasuk golongan yang disebut amil zakat, yakni orang atau lembaga yang bertugas mengumpulkan, mengelola, dan menyalurkan zakat kepada yang berhak.
Lalu, sebenarnya berapa persen bagian untuk panitia zakat? Berikut penjelasannya.
Panitia Zakat Termasuk Golongan Amil
Dalam Islam, penerima zakat telah dijelaskan secara jelas dalam Al-Qur’an. Salah satu ayat yang menjadi dasar adalah QS. At-Taubah ayat 60 yang menyebutkan delapan golongan penerima zakat (asnaf).
Delapan golongan tersebut antara lain fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (hamba sahaya), gharim (orang berutang), fi sabilillah, dan ibnu sabil.
Artinya, panitia zakat yang bertugas sebagai amil memang berhak mendapatkan bagian dari zakat sebagai imbalan atas pekerjaan mereka dalam mengelola dana tersebut.
Panitia Zakat Dapat Berapa Persen?
Secara umum, bagian amil zakat maksimal adalah 1/8 dari total zakat, atau sekitar 12,5 persen.
Persentase ini berasal dari pembagian zakat kepada delapan golongan penerima. Jika dibagi rata, setiap golongan dapat memperoleh satu bagian dari delapan bagian.
Namun dalam praktiknya, pembagian tersebut tidak selalu harus sama rata. Besaran yang diterima amil dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional pengelolaan zakat.
Baca Juga: Pengusaha Mal Full Senyum Pada Momen Ramadan dan Lebaran Tahun Ini
Di Indonesia, lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) biasanya menetapkan maksimal 12,5 persen untuk biaya operasional dan hak amil.
Ketentuan Pembagian untuk Amil
Meski diperbolehkan menerima bagian, ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan oleh panitia zakat, antara lain:
- Harus benar-benar menjalankan tugas sebagai amil, seperti mengumpulkan, mencatat, dan menyalurkan zakat.
- Tidak mengambil lebih dari kebutuhan operasional yang wajar.
- Transparan dalam pengelolaan dana zakat.
- Tidak menjadikan zakat sebagai sumber keuntungan pribadi.
Jika panitia zakat bekerja secara sukarela tanpa mengambil bagian, maka seluruh zakat dapat disalurkan kepada penerima lainnya seperti fakir dan miskin.
Panitia Zakat di Masjid Boleh Mengambil Bagian
Di banyak masjid atau lingkungan masyarakat, panitia zakat biasanya dibentuk setiap Ramadan untuk membantu pengumpulan dan distribusi zakat fitrah.
Panitia ini tetap boleh menerima bagian sebagai amil, selama mereka memang menjalankan tugas pengelolaan zakat. Namun, jika panitia telah mendapatkan honor atau gaji dari sumber lain, sebagian ulama menyarankan agar bagian zakat untuk amil bisa diminimalkan atau bahkan tidak diambil.
Peran amil zakat sangat penting dalam memastikan zakat tersalurkan secara tepat sasaran. Tanpa pengelolaan yang baik, dana zakat berpotensi tidak sampai kepada orang yang benar-benar membutuhkan.
Berita Terkait
-
Ijab Qabul Zakat Fitrah: Bacaan Lengkap Saat Menyerahkan Zakat dan Menerimanya
-
IEMF 2026 Dorong Do Good Marketing Jadi Strategi Indonesia Memimpin Ekosistem Bisnis Islam Global
-
Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, Ratusan Paket Makanan Disalurkan di Muara Baru Jakarta
-
Pengusaha Mal Full Senyum Pada Momen Ramadan dan Lebaran Tahun Ini
-
Ramadan, Imlek hingga Nyepi Bertemu, Ada Festival Lintas Budaya yang Meriah dan Inklusif di Sini
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
Apa Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan? Simak Penjelasannya dalam Islam
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Jadwal Lengkap One Way, Ganjil Genap dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Kena Macet!
-
Awal Mula Vidi Aldiano Sakit, Perjalanan Panjang sang Musisi Melawan Kanker Ginjal
-
7 Maret 2026 Tarawih ke Berapa? Simak Keutamaannya Menurut Kitab Durratun Nashihin
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 di Bogor
-
Beda Ruam Campak dan Cacar, Kenali 5 Perbedaan Pola hingga Cara Penularannya
-
Berapa Skor IQ Reza Arap Sebenarnya? Viral Hasil Tes Kecerdasan Marapthon, Bravy Tertinggi
-
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18 Ramadan: Ridha Allah untuk Diri dan Kedua Orang Tua
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Medan