- Ramadan dikenal sebagai bulan suci penuh berkah, ampunan, dan rahmat bagi umat Islam.
- Pada bulan ini, pahala amal ibadah diyakini dilipatgandakan sehingga memiliki kedudukan istimewa.
- Karena itu, sebagian orang meyakini wafat di bulan Ramadan sebagai tanda kebaikan bagi seorang hamba.
Suara.com - Berita duka datang dari musisi sekaligus penyanyi, Vidi Aldiano. Ia menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret 2026 setelah hampir tujuh tahun berjuang melawan kanker ginjal.
Banyak rekan sesama artis membuat unggahan duka sepeninggal Vidi Aldiano, salah satunya adalah Melly Goeslaw. Dalam unggahannya, ia menyoroti bahwa sang musisi wafat di bulan Ramadan.
"Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat jalan @vidialdiano. Kembali kepangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan sungguh diinginkan oleh semua hamba-Nya," tulis Melly Goeslaw.
Bagi umat Islam, Ramadan memang dikenal sebagai bulan suci penuh berkah, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT.
Setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, sehingga bulan ini memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam.
Oleh karena itu, sebagian orang meyakini bahwa wafat pada bulan Ramadan termasuk tanda kebaikan bagi seorang hamba.
Lantas, apa keutamaan wafat di bulan Ramadan menurut Islam? Simak penjelasan selengkapnya agar kita dapat memahaminya dengan lebih bijak dan penuh keimanan.
Adakah Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan?
Dalam ajaran Islam, kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang pasti akan dialami setiap manusia.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an bahwa setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian dan akan kembali kepada Allah SWT.
Baca Juga: 'Aku Benci Diriku', Penyesalan Deddy Corbuzier di Hari Wafatnya Vidi Aldiano
Sebagian umat Islam kerap mengaitkan wafat di bulan Ramadan dengan tanda kebaikan atau husnul khatimah.
Anggapan ini muncul karena Ramadan dikenal sebagai bulan penuh berkah, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT.
Meski demikian, para ulama menjelaskan bahwa tidak ada dalil khusus yang secara tegas menyebutkan bahwa orang yang meninggal pada bulan Ramadan pasti mendapatkan keistimewaan tertentu.
Dengan kata lain, wafat di bulan suci tersebut tidak otomatis menjadi jaminan seseorang masuk surga.
Melansir Konsultasi Syariah dan sumber lain, disebutkan bahwa keutamaan seseorang ketika meninggal dunia tetap bergantung pada amal perbuatannya semasa hidup.
Ulama menegaskan bahwa yang menjadi ukuran utama adalah keimanan, ketakwaan, serta kebaikan yang dilakukan seseorang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Siapa Ustazah Mumpuni Handayayekti? Pendakwah NU yang Dilarang Bahas Politik di Ceramahnya
-
Solusi Beli Emas Tanpa Antre, Simak Cara Mudah Tarik Emas Fisik Lewat Mesin ATM
-
Apakah Cleansing Oil dan Cleansing Balm Sama? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
5 Bedak Tabur Shimmer untuk Hasil Makeup Makin Glowing, Mulai Rp35 Ribuan
-
30 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Haji Singkat Penuh Doa untuk Keluarga Maupun Rekan Kerja
-
7 Rekomendasi Body Lotion yang Wanginya Tahan Lama Seperti Parfum
-
Generasi Muda Jadi Kunci, Aceh Dorong Peran Kreatif dalam Pembangunan
-
Beda Sabun Cuci Muka Pria dan Wanita, Apakah Boleh Tukeran?
-
Destinasi Healing Baru di Ubud: Resort Payangan dengan View Hutan dan Konsep Longevity
-
Aturan Baru UTBK 2026, Simak Tata Tertib yang Wajib Dipatuhi Peserta