Suara.com - Sungkem merupakan tradisi yang tidak terpisahkan dari budaya Jawa, terutama saat momen penting seperti Lebaran.
Dalam prosesi ini, anak biasanya menyampaikan kata-kata sungkem bahasa Jawa kepada orang tua sebagai bentuk permohonan maaf dan ungkapan rasa hormat.
Saat sungkem, ucapan yang disampaikan tidak boleh sembarangan. Umumnya, seseorang menggunakan bahasa Jawa krama atau krama inggil agar terdengar lebih santun dan penuh penghormatan.
Kata-kata tersebut biasanya berisi permohonan maaf, ungkapan terima kasih, serta permintaan doa restu kepada bapak dan ibu.
Berikut ini 20 contoh kata-kata sungkem bahasa Jawa kepada orang tua yang bisa menjadi inspirasi.
1. "Sugeng riyadi, kula nyuwun pangapunten lahir lan batin dhumateng bapak lan ibu, saha nyuwun pangestu supados gesang kula tansah pinaringan berkah."
Artinya: Selamat Lebaran, saya memohon maaf lahir dan batin kepada ayah dan ibu serta memohon doa restu agar hidup saya selalu diberkahi.
2. "Ing dinten riyadi menika, kula nyuwun pangapunten ingkang sak ageng-agengipun dhumateng bapak lan ibu, lan nyuwun donga restu kangge masa depan kula."
Artinya: Di hari Lebaran ini saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada ayah dan ibu serta memohon doa restu untuk masa depan saya.
Baca Juga: Jadi Tradisi Jelang Lebaran, Apa Beda Hampers dan Parcel?
3. "Sugeng Idulfitri bapak ibu, kula nyuwun pangapunten menawi sak taun menika kathah lepat kula, lan nyuwun pangestu supados kula saged dados anak ingkang langkung sae."
Artinya: Selamat Idulfitri ayah ibu, saya memohon maaf jika selama setahun ini banyak kesalahan saya dan memohon doa restu agar bisa menjadi anak yang lebih baik.
4. "Kula nyuwun pangapunten lahir lan batin dhumateng bapak lan ibu, saha nyuwun pangestu supados saben lampah kula tansah pinaringan kelancaran."
Artinya: Saya memohon maaf lahir dan batin kepada ayah dan ibu serta memohon doa restu agar setiap langkah hidup saya diberi kelancaran.
5. "Ing dinten suci menika, kula nyuwun pangapunten dhumateng bapak lan ibu lan nyuwun donga restu supados gesang kula tansah pinaringan rahayu."
Artinya: Di hari yang suci ini saya memohon maaf kepada ayah dan ibu serta memohon doa restu agar hidup saya selalu diberi keselamatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Potret 30 Tahun Plaza Senayan, Ikon Lifestyle Jakarta yang Tetap Hits Lintas Generasi
-
Apakah Pertanda Buruk? Simak Arti Mimpi Dikejar Anjing Lengkap Menurut Primbon Jawa
-
5 Lipstik Glossy yang Tahan 16 Jam, Tetap On Point Meski Dipakai Makan
-
Terpopuler: Pilihan Sepeda Dewasa Murah hingga Lipstik dan Bedak yang Awet Seharian
-
Mengapa Video Owa Jawa yang Menggemaskan Bisa Jadi Ancaman?
-
Intip Isi Dalam Marina Express, Fasilitasnya Ternyata Mirip Pesawat
-
Riset Temukan Anak Lebih Efektif Dorong Aksi Iklim di Keluarga, Kenapa?
-
Beternak Kambing untuk Dijual di Idul Adha 2026: Tutorial Memilih Bibit Unggul, Usia Minimal Berapa?
-
Aceh Dorong Ekosistem Kreatif Lewat Pengaktifan Kembali Lewat AMANAH, Apa Itu?
-
5 Rekomendasi Permen Karet Sugar Free Cocok untuk Bantu Berhenti Merokok