Lifestyle / Komunitas
Minggu, 15 Maret 2026 | 08:13 WIB
Isi amplop lebaran. (freepik)

Suara.com - Tradisi berbagi amplop Lebaran atau THR (Tunjangan Hari Raya) kepada anak-anak sudah menjadi bagian dari budaya Idulfitri di Indonesia. Saat silaturahmi, anak-anak biasanya datang bersalaman sambil mengucapkan “Selamat Lebaran,” lalu menerima amplop berisi uang dari orang dewasa.

Meski terlihat sederhana, banyak orang sering bertanya: berapa isi amplop Lebaran yang pantas untuk anak kecil di tahun 2026? Jangan sampai terlalu kecil hingga terasa kurang pantas, tetapi juga tidak berlebihan sehingga membuat pengeluaran Lebaran membengkak.

Perlu diketahui bahwa tidak ada aturan resmi mengenai nominal amplop Lebaran untuk anak-anak. Besarnya uang yang diberikan biasanya menyesuaikan kemampuan finansial, kedekatan hubungan, serta kebiasaan di lingkungan tempat tinggal.

Lalu, berapa nominal yang umum diberikan pada tahun 2026? Berikut penjelasan lengkapnya.

Kisaran Isi Amplop Lebaran Anak Kecil di Tahun 2026

Secara umum, nominal amplop Lebaran untuk anak-anak masih mengikuti tren beberapa tahun terakhir. Di banyak daerah perkotaan Indonesia, kisaran Rp10.000 hingga Rp20.000 per anak masih menjadi nominal yang paling umum diberikan.

Namun, jumlah ini bisa berbeda tergantung usia anak dan kedekatan hubungan.

1. Balita dan Anak Pra Sekolah (0–5 Tahun)

Untuk anak usia balita, uang bukanlah hal utama yang mereka pahami. Biasanya mereka lebih tertarik pada amplop berwarna atau jumlah uang yang terlihat banyak. Kisaran nominal yang umum diberikan: Rp5.000 – Rp10.000. Pecahan kecil sering dipilih karena membuat jumlah uang terlihat lebih banyak dan menyenangkan bagi anak-anak.

Baca Juga: Modus Bupati dan Sekda Cilacap 'Korupsi Skema THR', Bak 'Preman' Kejar Setoran

Nominal ini juga cukup wajar karena kebutuhan anak usia balita masih sederhana.

2. Anak Sekolah Dasar (6–12 Tahun)

Anak SD sudah mulai memahami konsep uang. Mereka biasanya menggunakan uang tersebut untuk membeli mainan kecil, jajanan, atau menabung. Kisaran nominal yang umum diberikan: Rp10.000 – Rp20.000.

Nominal ini dianggap ideal karena cukup untuk kebutuhan kecil anak tanpa membuat pengeluaran Lebaran terlalu besar bagi pemberi. Beberapa keluarga juga memberikan sekitar Rp15.000 sebagai angka tengah yang cukup wajar.

3. Anak Keluarga Dekat (Keponakan atau Sepupu)

Jika anak yang diberi amplop merupakan keponakan atau keluarga dekat, biasanya nominalnya sedikit lebih besar. Kisaran yang umum diberikan: Rp25.000 – Rp50.000. Bahkan dalam beberapa keluarga, jumlahnya bisa mencapai Rp50.000 hingga Rp100.000 jika hubungan sangat dekat atau kondisi keuangan memungkinkan. Namun sekali lagi, angka tersebut bukan patokan wajib.

Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Amplop Lebaran

Besarnya isi amplop Lebaran biasanya dipengaruhi beberapa faktor berikut.

1. Kedekatan Hubungan

Hubungan keluarga biasanya menentukan nominal yang diberikan. Misalnya:

  • Anak tetangga: Rp10.000 – Rp20.000
  • Keponakan: Rp25.000 – Rp50.000
  • Anak sendiri atau cucu: bisa lebih besar

Semakin dekat hubungan, biasanya nominalnya juga meningkat.

2. Kondisi Finansial

Memberi amplop Lebaran sebenarnya bukan kewajiban, melainkan bentuk sedekah dan berbagi kebahagiaan saat Idulfitri. Oleh karena itu, jumlahnya sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan finansial agar tidak mengganggu kondisi keuangan setelah Lebaran.

3. Jumlah Anak yang Akan Datang

Di beberapa lingkungan, jumlah anak yang datang bersilaturahmi bisa cukup banyak. Misalnya 20–30 anak.
Jika setiap anak diberi Rp15.000, maka total dana yang perlu disiapkan sekitar Rp450.000 untuk 30 anak.

Dengan perhitungan sederhana seperti ini, Anda bisa menentukan nominal yang realistis.

Tips Menyiapkan Amplop Lebaran agar Tidak Boros

Agar tradisi berbagi tetap menyenangkan tanpa membuat keuangan terganggu, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.

1. Tentukan Anggaran Sejak Awal

Pisahkan dana khusus untuk amplop Lebaran dari THR atau gaji. Dengan begitu, Anda bisa mengontrol pengeluaran dengan lebih baik.

2. Gunakan Pecahan Uang Kecil

Menjelang Lebaran, banyak orang menukarkan uang baru dengan pecahan Rp2.000, Rp5.000, atau Rp10.000 untuk amplop THR. Pecahan kecil memudahkan pembagian kepada banyak anak.

3. Siapkan Amplop Cadangan

Tidak jarang ada anak tetangga atau kerabat yang datang tiba-tiba saat silaturahmi. Menyiapkan beberapa amplop cadangan akan membantu menghindari situasi canggung.

4. Kombinasikan dengan Bingkisan

Untuk anak kecil, Anda juga bisa menggabungkan amplop dengan bingkisan seperti permen, cokelat, atau kue Lebaran. Cara ini sering membuat anak lebih senang tanpa harus memberikan uang dalam jumlah besar.

Memberikan amplop Lebaran kepada anak-anak merupakan tradisi yang penuh makna saat Idulfitri. Selain menjadi bentuk berbagi kebahagiaan, kebiasaan ini juga mempererat silaturahmi antara keluarga dan tetangga.

Perlu diingat bahwa tidak ada aturan baku mengenai jumlah uang dalam amplop Lebaran. Nominal terbaik adalah yang sesuai dengan kemampuan finansial dan tetap membuat momen berbagi terasa hangat. Pada akhirnya, yang paling penting dari tradisi ini bukanlah jumlah uangnya, melainkan niat berbagi dan kebahagiaan saat merayakan Hari Raya bersama orang-orang terdekat.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More