Founder New Climate Culture, Eloisa Lewis menyarankan untuk mengecek kembali isi tas yang Anda bawa. Hindari barang sekali pakai dan beralihlah ke produk yang dapat digunakan kembali (reusable) atau yang mudah terurai secara alami.
Contohnya untuk peralatan makan, bawalah alat makan sendiri untuk menghindari plastik sekali pakai. Penulis sekaligus sustainable travel expert, Sarah Reid juga menyarankan untuk membawa water-purifying device atau alat pemurnian air sendiri daripada terus membeli air mineral kemasan botol plastik. Atau lebih simpelnya membawa air minum sendiri dari rumah.
5. Pilih Aktivitas Rendah Emisi
Pilihlah kegiatan yang sangat sedikit meninggalkan jejak karbon. Aktivitas yang disarankan adalah mendaki gunung, bersepeda, atau bermain kayak.
6. Pertimbangkan Moda Transportasi
Pesawat dan mobil pribadi adalah penyumbang emisi terbesar. Jika harus menggunakan pesawat, maka pilihlah penerbangan langsung untuk mengurangi emisi saat lepas landas dan mendarat. Selain itu, pilih juga kelas ekonomi, karena emisinya 3 kali lebih kecil dibandingkan kelas bisnis.
7. Jangan Menyia-nyiakan Makanan
Pesanlah makanan secukupnya dan habiskan, karena proses panjang makanan dari kebun hingga ke meja makan itu menghasilkan jejak karbon yang sangat besar. Pakar juga menyarankan untuk menyewa peralatan berlibur daripada membeli baru yang nantinya hanya akan menumpuk di rumah.
Wisata hijau tidak membatasi kesenangan, justru ini menjadi bentuk rasa syukur dan tanggung jawab kita terhadap keindahan alam. Selamat merencanakan perjalanan yang bermakna untuk libur panjang nanti!
Baca Juga: Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadhan 2026 di Semua Provinsi, Cek di Sini!
"Saran saya adalah mempertimbangkan destinasi yang kita kunjungi dengan sebaik mungkin sebagai tempat yang kita harapkan dapat dikunjungi oleh generasi mendatang," kata Director Center for Sustainable Tourism Arizona State University, Kelly Bricker.
Berita Terkait
-
Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa
-
Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
-
Ketimpangan Karbon: Mengapa Gaya Hidup Si Kaya Adalah Ancaman Terbesar Bumi?
-
4 Acne Spot Penyelamat Kulit Sehat Bebas Jerawat Sebelum Lebaran Idulfitri
-
Eco Funeral: Solusi Atasi Jejak Karbon Pada Prosesi Pemakaman
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya
-
Menemukan Cinta di Jalur Pendakian
-
Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya
-
Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya