Lifestyle / Food & Travel
Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB
Ilustrasi ketupat. [Instagram @arka.saputra5]

Selain itu, bentuk anyaman ketupat juga memiliki filosofi tersendiri. Anyaman daun kelapa yang rumit melambangkan berbagai kesalahan manusia dalam kehidupan.

Ketika ketupat dibelah, bagian dalamnya berwarna putih bersih, yang melambangkan hati yang kembali suci setelah memohon ampun kepada Tuhan.

Beras yang dimasak hingga padat di dalam ketupat juga menggambarkan kemakmuran dan harapan akan kehidupan yang lebih baik setelah menjalani bulan Ramadan.

Tradisi Lebaran Ketupat di Berbagai Daerah

Di beberapa daerah di Indonesia, ketupat bahkan dirayakan dalam tradisi khusus yang dikenal sebagai "Lebaran Ketupat".

Tradisi ini biasanya dilaksanakan sekitar satu minggu setelah Hari Raya Idulfitri, tepatnya pada tanggal 8 Syawal.

Tradisi ini sangat populer di daerah Jawa, Madura, Lombok, hingga sebagian wilayah Sumatra. Pada hari tersebut, masyarakat biasanya membuat banyak ketupat dan berbagai hidangan pendamping seperti opor ayam, sayur labu, atau sambal goreng.

Selain makan bersama keluarga, masyarakat juga sering berbagi makanan dengan tetangga sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur.

Di beberapa daerah bahkan diadakan acara doa bersama, kirab budaya, atau festival kuliner ketupat yang meriah.

Tradisi ini menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus melestarikan budaya lokal.

Baca Juga: Promo Hypermart Hari Ini Edisi Lebaran 12 Maret 2026, Biskuit Kaleng dan Toples Diskon Besar

Ketupat sebagai Identitas Kuliner Lebaran

Seiring berjalannya waktu, ketupat tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga menjadi identitas kuliner Lebaran di Indonesia. Hampir di setiap rumah, ketupat selalu disajikan bersama berbagai menu khas lainnya.

Ketupat biasanya disandingkan dengan hidangan berkuah santan seperti opor ayam, rendang, atau gulai. Teksturnya yang padat namun lembut membuatnya cocok untuk menyerap kuah dan bumbu dari berbagai masakan tersebut.

Menjelang Lebaran, penjual daun kelapa muda atau janur pun banyak bermunculan di pasar tradisional. Masyarakat membeli janur untuk dianyam menjadi ketupat yang kemudian dimasak bersama keluarga.

Bahkan saat ini, ketupat juga tersedia dalam bentuk praktis seperti ketupat plastik atau ketupat instan yang lebih mudah dibuat, meskipun banyak orang tetap memilih ketupat tradisional karena dianggap lebih autentik.

Ketupat bukan hanya sekadar makanan khas Lebaran, tetapi juga simbol budaya yang sarat makna bagi masyarakat Indonesia.

Dari sejarah penyebaran Islam hingga filosofi tentang pengakuan kesalahan dan kesucian hati, ketupat mencerminkan nilai-nilai penting dalam perayaan Idulfitri.

Load More