-
Yaqut Cholil Qoumas resmi ditahan KPK terkait dugaan korupsi kuota haji.
-
Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Rembang pada periode 2005-2010.
-
Gus Yaqut merupakan mantan Ketua Umum GP Ansor dan Anggota DPR.
Selain di pemerintahan, Gus Yaqut dikenal luas berkat perannya di organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU), yakni GP Ansor.
Kariernya di organisasi ini sangat mentereng, antara lain menjadi Ketua DPP GP Ansor (2011–2015).
Ia juga terpilih sebagai Ketua Umum PP GP Ansor (2015–2020) secara aklamasi dalam Kongres XV di Sleman, Yogyakarta, menggantikan Nusron Wahid.
Di bawah kepemimpinannya, GP Ansor menjadi salah satu organisasi yang sangat vokal dalam menyuarakan isu-isu keberagaman dan toleransi di Indonesia.
Melenggang ke Senayan lewat Jalur PAW
Kiprah Gus Yaqut di tingkat nasional semakin terlihat saat ia masuk ke DPR RI.
Awalnya, ia gagal meraih kursi pada Pemilu 2014. Namun, nasib berkata lain.
Ia dilantik menjadi Anggota DPR RI periode 2014-2019 melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), menggantikan Hanif Dhakiri yang kala itu ditunjuk menjadi Menteri Ketenagakerjaan.
Selama di Senayan, ia sempat bertugas di berbagai komisi, mulai dari Komisi III, Komisi VI, hingga Komisi II.
Baca Juga: Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar
Ia kembali terpilih pada Pemilu 2019 sebelum akhirnya dipanggil Presiden Joko Widodo masuk ke kabinet.
Menjadi Menteri Agama hingga Tersandung Kasus
Puncak kariernya terjadi pada Desember 2020, saat ia dilantik menjadi Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi.
Gus Yaqut menjabat hingga Oktober 2024 sebelum akhirnya digantikan oleh Nasaruddin Umar.
Sayangnya, masa jabatan tersebut kini meninggalkan catatan kelam, karena dirinya harus berhadapan dengan hukum terkait dugaan "permainan" kuota haji yang merugikan negara.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Nangis Tak Bisa Bertemu Anak saat Lebaran, Insanul Fahmi Sentil Wardatina Mawa Soal Eksploitasi
-
Sindiran Satire ke KPK, Panen Penghargaan Buntut Yaqut Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran
-
Berapa Harga Parfum Dior Ori? Ini 5 Varian Berkelas dengan Harga Lebih Terjangkau