- Menteri ESDM Bahlil memastikan beban subsidi APBN tetap terkendali meskipun harga minyak dunia mencapai USD 100 per barel.
- Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir Maret atau Kuartal I-2026.
- Pemerintah menjamin ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh Indonesia terkendali, terutama menjelang Idulfitri.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan beban subsidi dalam APBN tetap terkendali, selama harga minyak dunia konsisten di level USD 100 per barel.
Tercatat saat ini harga minyak dunia berada di angka USD 100 per barel, melampaui asumsi harga yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar USD 70 per barel. Adanya selisih tersebut berisiko menambah beban APBN.
"Berapa harga subsidinya? Itu kita lihat perkembangan geopolitik. Tapi kalau dengan harga Insya Allah, kalau USD 100, antara USD 100, sekarang, kan, USD 70. Kalau masih USD 100 itu Insya Allah masih dalam koridor APBN," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Selasa (17/3/2026).
Hal itu ditegaskannya guna memastikan harga minyak nasional di tengah gangguan pasokan akibat perang yang terjadi antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.
Bahlil memastikan hingga akhir Maret atau Kuartal I-2026, pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi.
Namun memasuki triwulan II pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap harga minyak bersubsidi.
"Nanti setelah Maret kita pikirkan lagi. Kita ini kan bukan Tuhan yang bisa memprediksi semua kenyataan yang ada di sana. Yang penting kita bisa melakukan perencanaan yang baik, jangka pendek, menengah, panjang. Strateginya setelah Maret pun sudah kita lakukan," kata Bahlil.
Selain itu, ditegaskannya bahwa yang perlu dipastikan pemerintah adalah ketersediaan BBM hingga LPG.
Bahlil pun mengungkap stoknya dalam keadaan terkendali, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.
Baca Juga: Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026
"Bagian yang penting adalah kita, stok semuanya harus ada, supaya tidak ada kelangkaan di Indonesia," ujar Bahlil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?
-
Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen
-
Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'
-
Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh
-
Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional
-
BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan
-
Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global
-
Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian
-
Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan