Suara.com - Pemerintah Indonesia memastikan bahwa kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) akan segera diumumkan dalam waktu dekat ini. Skema terbaru ini disiapkan sebagai langkah untuk menghemat energi di tengah tekanan global yang semakin melonjak.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pengumuman resmi terkait kebijakan itu akan dilakukan sebelum akhir bulan Maret 2026. Pemerintah akan terapkan kebijakan WFH setiap hari Jumat. Kebijakan ini diklaim akan berlaku setelah Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, terutama bagi WFH ASN alih-alih swasta.
Pemerintah Terapkan Kebijakan ASN Bekerja dari Rumah atau Work Form Home
Pemerintah berencana akan menerapkan aturan work from home satu hari dalam seminggu demi menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi menipisnya pasokan minyak sampai melonjaknya harga BBM akibat konflik besar antara Iran dengan Amerika-Israel yang kini sudah memasuki pekan keempat (1 bulan lamanya).
Sejak pertikaian berkecamuk di Timur Tengah, harga minyak dunia diketahui melonjak drastis hingga menembus level US$100 - US$117 per barel. Harga minyak sempat turun mendekati angka US$87 - US$93 per barel, akan tetapi tidak lama harganya kembali naik ketika perang mulai memanas.
WFH Berlaku untuk ASN dan Pekerja Swasta
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan keputusan bekerja dari rumah bakal berlaku untuk aparatur sipil negara dan pekerja swasta, meskipun kebijakan ini masih berupa imbauan. Aturan tersebut diprediksi mulai berlaku pada awal April 2026.
"ASN maupun imbauan untuk (perusahaan) swasta. Tetapi yang tidak (work from home) adalah pelayanan publik," katanya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), pada Sabtu (21/03).
"Work from home akan didetailkan, tapi sesudah Lebaran kita akan lakukan," imbuhnya.
Baca Juga: Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
Sejalan dengan itu, Airlangga menjelaskan keputusan tersebut bertujuan untuk menekan konsumsi BBM serta mobilitas kerja. Presiden Prabowo Subianto, pun mengeklaim bahwa efisiensi dari work from home cukup signifikan, sebab dapat mengurangi sekitar seperlima pemakaian energi yang biasa dikeluarkan setiap harinya.
Sekolah Juga akan Menerapkan Pembelajaran Daring
Selain pekerja, langkah penghematan cadangan energi atau BBM juga bakal berlaku bagi pelajar. Pemerintah pun berencana menerapkan penyesuaian sistem pembelajaran di sekolah dengan mengkombinasikan antara metode daring dan juga tatap muka.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyatakan kegiatan belajar yang bersifat praktikum (praktik) akan tetap dianjurkan dilaksanakan secara tatap muka guna menjaga kualitas pendidikan. Kombinasi aturan ini ditempuh dengan mempertimbangkan karakteristik dari masing-masing jenjang pendidikan dan kebutuhan pembelajaran yang tidak sama.
Sementara itu, mengenai mekanisme penyesuaian distribusi MBG juga akan disesuaikan jika kedepannya terjadi perubahan terkait pola kehadiran siswa di sekolah. Hal ini juga termasuk opsi skema pembiayaan alternatif yang dilakukan untuk mendukung kebutuhan akses internet bagi siswa bila pembelajaran daring resmi diterapkan.
"Koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci agar kebijakan efisiensi energi dapat berjalan efektif, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal," ujar Pratikno dalam
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali