Suara.com - SNBP adalah jalur masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes yang menilai rapor dan prestasi siswa. Mungkin sebagian orang masih bertanya-tanya, apakah seseorang yang lolos SNBP otomatis akan mendapatkan beasiswa penuh? Jawabannya adalah tidak selalu.
Hal ini karena SNBP hanya salah satu jenis seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). SNBP tidak memberikan fasilitas kuliah gratis hingga lulus karena bukan program beasiswa. Jalur ini menilai prestasi siswa melalui nilai rapor dan portofolio, tanpa tes tertulis.
Biaya yang ditanggung pemerintah hanya sebatas pendaftaran dan proses seleksi SNBP. Berbeda dengan SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) yang memerlukan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000, seleksi SNBP tidak memungut biaya dari peserta.
Ketentuan SNBP
Pelaksanaan SNBP sendiri diselenggarakan oleh lembaga Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Ada beberapa aturan yang ditetapkan oleh SNPMB untuk calon peserta SNBP 2026, yaitu terkait PDSS, akreditasi sekolah, dan pilihan program studi.
Berikut ketentuan umum SNBP 2026:
- Siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir pada tahun 2026 yang memiliki prestasi unggul.
- Biaya SNBP ditanggung oleh pemerintah.
SNBP dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi kademik dengan menggunakan rapor serta prestasi akademik dan non-akademik siswa yang telah ditetapkan PTN. - Sekolah yang mengikutkan siswanya dalam SNBP harus: mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN); dan mengisikan rapor siswa yang eligible di PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) dengan lengkap dan benar.
- Siswa mempunyai nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemdikdasmen.
- Sekolah harus memiliki Akun SNPMB Sekolah untuk pengisian PDSS, serta siswa juga harus memiliki Akun SNPMB Siswa untuk pendaftaran SNBP.
Komponen yang Harus Dibayar
Mahasiswa yang diterima melalui jalur SNBP tidak dikenakan uang pangkal saat masuk Perguruan Tinggi Negeri. Jalur ini memang dirancang tanpa pungutan biaya awal seperti Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Biaya yang umumnya perlu dibayarkan hanya Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semester, yang besarannya disesuaikan dengan kondisi ekonomi keluarga. Ketentuan ini berlaku umum di PTN, kecuali untuk jalur mandiri yang sering kali menetapkan uang pangkal.
Mahasiswa yang lolos jalur SNBP tetap wajib membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semester. Meskipun biaya pendaftaran seleksi dibebaskan, biaya kuliah tetap menjadi tanggung jawab masing-masing mahasiswa.
Besaran UKT ini biasanya sama dengan jalur SNBT karena ditentukan oleh kebijakan kampus, bukan jalur masuknya. Tapi, jika merasa keberatan, biasanya mahasiswa juga bisa mengajukan banding UKT dengan syarat dan dokumen yang ditentukan universitas.
Baca Juga: Jam Berapa Pengumuman SNBP 2026? Ini Jadwal Resmi dan Link Aksesnya
Cara Mendapat Beasiswa dari Pemerintah atau Kampus
Meskipun tidak semua mahasiswa SNBP otomatis dapat beasiswa, peluang untuk kuliah gratis tetap terbuka lebar jika kamu tahu langkah-langkahnya.
Berikut beberapa cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis sampai lulus yang bisa kamu ikuti:
- Cari informasi beasiswa sejak awal: Telusuri program beasiswa dari pemerintah, kampus, hingga swasta yang sesuai dengan tujuan studi kamu.
- Pahami syarat dan ketentuannya: Pelajari apa saja kriteria yang dibutuhkan agar kamu bisa mempersiapkan diri lebih matang.
- Tingkatkan prestasi akademik: Nilai rapor yang stabil dan tinggi jadi salah satu penilaian penting dalam seleksi beasiswa.
- Aktif di kegiatan non-akademik: Ikut organisasi, lomba, atau volunteer bisa jadi nilai tambah di mata pemberi beasiswa.
- Siapkan dokumen penting sejak awal: Pastikan kamu punya dokumen seperti sertifikat, surat rekomendasi, dan transkrip nilai yang rapi dan lengkap.
- Latihan wawancara atau tes seleksi: Kalau ada tahapan tambahan, seperti wawancara atau tes, pastikan kamu latihan dulu biar lebih siap.
- Manfaatkan internet dengan maksimal: Banyak informasi dan tips beasiswa bisa kamu temukan secara online. Jadi, manfaat untuk eksplorasi informasi dan panduan beasiswa yang tersedia.
Kontributor : Rizky Melinda
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Habib Rizieq Syihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
Terkini
-
Apa Itu Exfoliating Cleanser? Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Mengupas Asal-usul April Mop, Kenapa Identik dengan Prank dan Kebohongan?
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Tahan Lama di OH! SOME
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang yang Wanginya Tahan Lama
-
Bagaimana Cara agar Bibir Pink Alami? Ini 5 Produk Lip Scrub yang Bisa Membantu
-
Beda Harga BBM di Indonesia vs Iran, Bak Langit dan Bumi
-
Profil dan Pangkat 3 Prajurit TNI yang Gugur akibat Serangan Israel
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Apakah Motor Dibatasi Beli BBM? Isi Pertalite Cuma Boleh 50 Liter per Hari
-
Sejarah April Mop: Kisah di Balik Tipu Daya setiap Tanggal 1 April