Suara.com - Industri plastik di Indonesia memegang peranan krusial sebagai penyokong sektor pangan, logistik, hingga manufaktur.
Namun, struktur industri ini masih menghadapi tantangan besar berupa tingginya ketergantungan pada impor bahan baku hulu, terutama nafta (naphtha).
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) buka suara soal harga plastik naik tingi hingga Rp6.000 per pak. Menurut Zulhas, kenaikan harga plastik terjadi di seluruh daerah. Lonjakan harganya pun sangat tinggi.
Semula, ia mendapat keluhan dari para pedagang terkait melonjaknya harga plastik saat blusukan ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan Menteri Perdagangan Budi Susanto. Keduanya hendak mengecek stok bahan pangan dan pergerakan harganya.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso angkat suara perihal fenomena kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan masyarakat.
Mendag mengakui, lonjakan harga tersebut memang terjadi dan dipicu oleh faktor global, khususnya dampak konflik internasional yang memengaruhi rantai pasok bahan baku.
Ia mengatakan, salah satu penyebab utama kenaikan harga plastik adalah terganggunya pasokan bahan baku utama, yakni nafta.
Bahan ini merupakan komponen penting dalam produksi plastik dan selama ini masih bergantung pada impor, terutama dari kawasan Timur Tengah.
“Memang beberapa hari ini harga plastik yang beredar di masyarakat mengalami kenaikan. Ini merupakan bagian dari dampak perang, karena salah satu bahan baku plastik yaitu nafta kita impor dari Timur Tengah,” ujar Mendag Budi Santoso di Jakarta, Rabu (1/3/2026) kemarin.
Baca Juga: Kecanggihan USS George HW Bush, Kapal Induk Nuklir Diutus Donald Trump Guncang Iran
Harga Plastik Naik, Dampak Perang Timur Tengah?
Budi Santoso melanjutkan, ketergantungan terhadap impor tersebut membuat Indonesia ikut terdampak ketika terjadi gangguan distribusi maupun kenaikan harga di pasar global.
Zulhas menjelaskan kenaikan harga plastik disebabkan oleh lonjakan harga BBM imbas perang di Timur Tengah. Pemerintah akan membahas isu ini secara khusus dan memanggil pihak-pihak terkait.
"Saya dengar bijih plastiknya naiknya luar biasa. Karena plastik itu kan dari BBM, kan. Ya, nanti kita akan bahas secara khusus, kok, tiba-tiba naiknya begitu tinggi. Kita akan undang beberapa pihak terkait," imbuhnya.
Para pedagang menyebut kenaikan harga plastik sudah terjadi sebelum Lebaran. Harga plastik berbagai ukuran naik hingga Rp6.000 per pak. Jika sebelumnya harga plastik per pak Rp17 ribu, kini dibanderol Rp23 ribu per pak.
Kondisi ini kemudian mendorong pemerintah untuk segera mencari solusi alternatif untuk menjaga stabilitas harga di dalam negeri.
Sebagai langkah mitigasi, pemerintah saat ini tengah mengupayakan diversifikasi sumber impor bahan baku. Sejumlah negara telah dijajaki sebagai pemasok alternatif, di antaranya negara-negara di kawasan Afrika, India, hingga Amerika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
20 Contoh Kata-kata Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Status WA
-
Lebih Banyak Mudaratnya! Menkes Kabinet Bayangan Desak MBG Dihentikan
-
Bukan Gaming, Ini 5 Aktivitas yang Diam-Diam Bikin Laptop Panas
-
Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?
-
Bamus Betawi soal Demo Warga Pati ke Jakarta: Jangan Datang Banyak-banyak
-
Industri Aftermarket Roda Dua Indonesia Kembali Menggeliat Lewat IMHAX 2026
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
-
Panduan Pilih Warna Cat Ruang Tamu Pembawa Hoki Sesuai Arah Mata Angin
-
Danantara Mau Bangun Jaringan Charging Station Motor Listrik
-
Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh