Lifestyle / Komunitas
Minggu, 12 April 2026 | 18:00 WIB
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Kemenekraf mendukung partisipasi Indonesia Design District yang akan membawa 13 brand dan empat desainer lokal ke Salone del Mobile Milano 2026.
  • Partisipasi ini bertujuan memperkuat daya saing nasional serta mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara yang berbasis pada desain dan inovasi global.
  • Kemenekraf bersinergi dengan instansi terkait untuk membuka peluang bisnis baru serta memperluas akses pasar internasional bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.

Suara.com - Kehadiran Indonesia Design District (IDD) Pavilion di ajang Salone del Mobile Milano 2026 mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).

Partisipasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mengangkat posisi desain Indonesia di panggung internasional.

Direktur Arsitektur dan Desain Kemenekraf, Norma Sabar Megawati Panjaitan, menyampaikan apresiasi tersebut dalam konferensi pers di Indonesia Design District (IDD) PIK2, Tangerang.

Ia menilai inisiatif IDD mengajak brand dan desainer lokal merupakan strategi tepat untuk memperkuat daya saing nasional.

“Kami dari Kementerian Ekonomi Kreatif menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Indonesia Design District atas inisiatifnya dalam mengumpulkan berbagai brand dan desainer lokal,” ujar Norma.

Sebanyak 13 brand dan empat desainer muda Indonesia dijadwalkan tampil dalam SaloneSatellite 2026.

Keterlibatan talenta muda ini disebut menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri desain global.

Norma menegaskan, desain kini telah berkembang menjadi sektor strategis dalam ekonomi kreatif.

“Desain tidak lagi dipandang hanya sekadar estetika saja, melainkan sebagai instrumen dalam penciptaan nilai dan peningkatan daya saing produk,” jelasnya.

Baca Juga: Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand

Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat subsektor desain melalui berbagai program di bawah Direktorat Arsitektur dan Desain.

Kemenekraf juga bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perdagangan melalui ITPC, untuk memastikan kesiapan partisipasi Indonesia.

“Kami berkomitmen mendukung dan membersamai proses persiapan pameran agar dapat terlaksana dengan baik,” kata Norma.

Lebih jauh, ia menilai keikutsertaan Indonesia dalam ajang desain dunia ini menjadi momentum penting untuk mengubah persepsi global.

Indonesia diharapkan tidak lagi hanya dikenal sebagai pusat manufaktur, tetapi juga sebagai negara berbasis desain dan inovasi.

“Melalui partisipasi ini, kita mendorong pergeseran persepsi Indonesia di mata dunia,” tegasnya.

Load More