- Kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI viral di media sosial setelah tangkapan layar grup chat tersebar luas.
- Sebanyak 16 mahasiswa angkatan 2023 diduga terlibat dan telah mendapat sanksi organisasi serta proses penelusuran kampus.
- Saat ini FH UI dan pihak terkait masih melakukan verifikasi dan klarifikasi secara menyeluruh.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi organisasi.
4. Respons resmi Fakultas Hukum UI
Dekan FH UI, Dr. Parulian Paidi Aritonang, menyatakan pihak fakultas telah menerima laporan dugaan pelanggaran kode etik yang berpotensi pidana.
Fakultas juga mengecam keras peristiwa tersebut dan saat ini tengah melakukan penelusuran serta verifikasi menyeluruh bersama Satgas PPKS UI.
"Fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia serta bertentangan dengan nilai hukum dan etika akademik," demikian pernyataan FH UI yang diunggah melalui Instagram.
Pihak fakultas menegaskan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku serta berkoordinasi dengan aparat jika ditemukan pelanggaran, termasuk yang berpotensi masuk ranah pidana.
5. Sikap Rektor UI
Rektor Universitas Indonesia, Prof. Heri Hermansyah, menegaskan bahwa kampus tidak akan mentoleransi kekerasan seksual.
"Sama-sama kami monitor, ya. Kami lawan, kami lawan kekerasan seksual," kata Heri.
Baca Juga: Geger Pelecehan Seksual FH UI, Respons Grup WhatsApp Orang Tua Mahasiswa Jadi Sorotan
Pihak rektorat juga menyampaikan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan kasus ini serta memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur di tingkat fakultas maupun universitas.
6. Sidang internal 16 mahasiswa FH UI disiarkan live di TikTok
Pasca kasus dugaan kekerasan seksual ini viral, digelar sidang internal FH UI terkait dugaan pelecehan seksual di grup chat pada Senin, 13 April 2026 malam.
Agenda tersebut disiarkan langsung melalui TikTok dan langsung menyita perhatian publik. Ribuan penonton ikut menyaksikan hingga dini hari.
Dalam jalannya forum, awalnya hanya dua mahasiswa terduga yang dihadirkan. Namun, kemudian seluruh 16 mahasiswa angkatan 2023 ikut dikumpulkan dalam satu forum terbuka.
Keenam belas mahasiswa tersebut diduga terlibat dalam percakapan berisi komentar mesum dan pelecehan verbal di grup WhatsApp serta LINE.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
7 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang, Ini Shadenya
-
10 Jam Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Disidang Massal, Ada Live TikTok-nya
-
Geger Pelecehan Seksual FH UI, Respons Grup WhatsApp Orang Tua Mahasiswa Jadi Sorotan
-
Link Lowongan Pegadaian dan Deadline Pendaftaran, Gratis!
-
Rekrutmen KAI Group Dibuka, Ini Syarat dan Dokumen yang Wajib Kamu Siapkan
-
6 Urutan Skincare Pagi dengan Tone Up Cream, Kulit Cerah dan Glowing Instan
-
7 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit di Pagi Hari yang Bisa Dirasakan dalam Hitungan Minggu
-
Prevalensi Obesitas Naik, Pendekatan Medis Terintegrasi Jadi Harapan Baru di Jakarta
-
Skincare Legendaris, Ini 7 Rahasia Air Mawar Viva untuk Kulit Awet Muda
-
5 Manfaat Sabun Cuci Muka Glad2Glow Ungu untuk Kulit Sensitif Perempuan Aktif