Meski begitu, akun tersebut sudah memiliki puluhan ribu pengikut dan cukup aktif di media sosial.
Selama proses live, pemilik akun disebut berusaha keras agar siaran tetap berjalan. Ia bahkan menggunakan berbagai cara seperti perangkat tambahan agar tidak kehabisan daya saat merekam sidang yang berlangsung berjam-jam.
Berkat siaran tersebut, masyarakat luas yang tidak memiliki akses ke sidang internal akhirnya bisa mengetahui jalannya proses secara langsung.
Potongan video dari live itu pun kemudian menyebar luas di berbagai platform, mempercepat penyebaran informasi terkait kasus ini.
Kontroversi Dikidoy
Di balik apresiasi yang diberikan, muncul pula kritik yang tidak kalah kuat. Kontroversi Dikidoy mulai mencuat ketika beberapa warganet menelusuri rekam jejak akun tersebut.
Disebut-sebut, akun ini juga pernah membuat komentar yang bernuansa melecehkan dan mengobjektifikasi perempuan.
Hal ini menimbulkan ironi di tengah kasus yang sedang dibahas. Banyak yang mempertanyakan, bagaimana mungkin seseorang yang diduga pernah melakukan hal serupa justru menjadi pihak yang menyiarkan kasus pelecehan seksual.
"Lagian kenapa sih, ketimbang live doang sampe dipuji segitunya, cewe-cewe yang menyuarakan suara aja gak sampai segitunya," tulis salah satu warganet.
Baca Juga: Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
"Ya, lagian dari teriakan dia waktu live aja kalimatnya banyak yang kasar gitu wkwk, orang-orang ini suka too much banget dah. Dia cuma live doang tapi dipuji segitunya. Ada loh kakak-kakak moderator yang dengan berani dan lantang menyuarakan di depan, tapi nggak disanjung segitunya," tulis warganet lainnya.
Demikianlah informasi terkait kontroversi Dikidoy, akun TikTok yang melakukan live TikTok sidang terbuka kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban
-
Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Long Run, Tak Kalah Keren dari Nike