Entertainment / Gosip
Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB
Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB) minta maaf karena lagu "Erika" bermuatan pelecehan. [X/ipoopbase]
Baca 10 detik
  • HMT ITB meminta maaf secara terbuka atas viralnya penampilan lagu "Erika" yang dinilai melecehkan dan mengobjektifikasi perempuan.
  • Lagu tersebut merupakan karya internal sejak era 1980-an, namun pihak himpunan mengakui lalai karena tetap membawakannya tanpa menyesuaikan norma sosial saat ini.
  • HMT ITB berkomitmen melakukan evaluasi internal serta menghapus seluruh konten video terkait dari kanal resmi maupun akun individu yang terafiliasi.

Suara.com - Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT ITB) secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang dipicu video viral penampilan Orkes Semi Dangdut (OSD) mereka saat membawakan lagu berjudul "Erika".

Lagu yang liriknya dinilai mengandung unsur pelecehan seksual dan objektifikasi perempuan ini menuai kecaman luas dari publik setelah potongan videonya menyebar di media sosial.

Dalam pernyataan sikap resmi yang dirilis pada Rabu, 15 April 2026, HMT ITB mengakui bahwa lagu tersebut telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan," tulis HMT ITB dalam keterangan resminya.

Sebagai informasi, lagu "Erika" ternyata bukanlah karya baru. Menurut HMT ITB, lagu ini diciptakan pada era 1980-an oleh Orkes Semi Dangdut (OSD) HMT ITB, sebuah unit kegiatan mahasiswa yang telah eksis sejak 1970-an.

Meski telah lama menjadi bagian dari tradisi internal mereka, HMT ITB menyadari bahwa menampilkan lagu tersebut di masa kini adalah sebuah kelalaian.

"Kami menyadari bahwa merupakan sebuah kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini," lanjut pernyataan tersebut.

Pihak himpunan juga secara tegas mengakui bahwa konten lagu tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan.

Sebagai langkah tindak lanjut, HMT ITB telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk segera menarik semua konten video dan audio lagu "Erika" dari kanal resmi HMT-ITB serta akun-akun individu yang terafiliasi, termasuk video dari tahun 2020 yang kembali beredar.

Baca Juga: Siapa Pencipta Lagu 'Erika' yang Dinyanyikan HMT ITB? Viral Karena Lirik Merendahkan Perempuan

Selain itu, mereka berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap konten dan pelaksanaan kegiatan agar selaras dengan nilai-nilai etika yang berlaku di lingkungan kampus ITB dan masyarakat luas.

Load More