- Menkeu Purbaya resmi mencopot Febrio Nathan dari jabatan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu.
- Profil Febrio Nathan sangat mentereng, berlatar belakang akademisi UI hingga Ph.D University of Kansas.
- Harta kekayaan Febrio mencapai Rp20,48 miliar, dengan dominasi aset berupa kepemilikan surat berharga.
Suara.com - Langkah tegas Menkeu Purbaya merombak elite Kementerian Keuangan kini menjadi sorotan tajam publik.
Pencopotan dua pejabat penting, termasuk dirjen strategis, membuat profil Febrio Nathan ramai diperbincangkan.
Keputusan ini terbilang mengejutkan mengingat rekam jejak cemerlang sang akademisi. Ia bahkan belum genap setahun menduduki kursi strategis terbarunya di kementerian tersebut.
Posisi Febrio sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal kini resmi tanggal. Nasib serupa juga dialami oleh Luky Alfirman yang sebelumnya mengawal pos Ditjen Anggaran.
Perombakan elite ini berlaku efektif sejak Selasa, 21 April 2026. Kursi yang kosong kini telah diisi sementara waktu agar roda kementerian tetap berjalan lancar.
"Sudah dikasih Plh (Pelaksana Harian) sekarang," ungkap Menteri Purbaya di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Beliau menegaskan kembali bahwa masa transisi jabatan tersebut sudah langsung berjalan. "Sudah dari kemarin sore aktif," lanjutnya kepada awak media.
Profil Febrio Nathan, Akademisi Berotak Cemerlang
Lahir di Sidikalang pada 27 Februari 1978, Febrio Nathan bukanlah sosok sembarangan di bidang ekonomi. Ia mengantongi gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 2002.
Baca Juga: Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru
Haus akan ilmu, ia kemudian terbang ke Australia untuk meraih gelar master di Australian National University. Perjalanan akademiknya terus berlanjut hingga sukses menyabet gelar Ph.D dari University of Kansas pada 2014.
Sebelum menyelami dunia birokrasi, Febrio malang melintang sebagai akademisi dan peneliti ulung. Ia tercatat pernah memimpin Riset Ekonomi Makro dan Keuangan di LPEM mulai tahun 2015.
Karier Kilat yang Kini Kandas
Keahlian mumpuninya dalam ekonomi makro hingga pemodelan bisnis membawanya masuk ke lingkaran pemerintahan. Pada 3 April 2020, ia langsung dipercaya memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF).
Kariernya terus meroket tajam di lingkungan birokrasi keuangan negara. Pada 23 Mei 2025, ia baru saja dilantik sebagai Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal.
Jabatan penting itu membuatnya memegang kendali arah kebijakan ekonomi nasional secara luas. Sayangnya, belum genap satu tahun berlalu, amanah besar tersebut harus dilepaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?
-
5 Rekomendasi Micellar Water yang Efektif Bersihkan Maskara Waterproof
-
Mengenal 3 Zodiak Elemen Api: Aries, Leo, dan Sagitarius Si Paling Membara
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Two Way Cake yang Murah tapi Bagus, Pori-Pori Tersamarkan
-
Bakso Lapangan Tembak Senayan: Legenda Kuliner yang Kini Hadir dengan Layanan Digital Lebih Praktis
-
Menjaga yang Tersisa: Peran Rahayu Oktaviani dan KIARA dalam Konservasi Owa Jawa
-
Baia Nonna Kantongi Sertifikasi Halal, Sajikan Menu Peranakan Autentik dan Kaya Rempah
-
BPOM Siapkan Label Nutri-Level, Berapa Batas Aman Konsumsi Gula Harian?
-
Siapa Promotor Hammersonic Festival 2026? Refund Tiket 100 Persen usai Jadi Konser Privat
-
Benarkah BLT Kesra Cair Lagi Bulan April 2026? Cek Info Terbarunya