-
Dunia konstruksi tak lagi sekadar soal bangun-membangun.
-
Di tengah perubahan gaya kerja dan tuntutan efisiensi, PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) justru memilih berbenah total—bukan hanya dari sisi bisnis, tapi juga identitas.
-
Lewat Public Expose 2026 di Jakarta, ASLI memperkenalkan arah baru perusahaan yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi jangka panjang.
Suara.com - Dunia konstruksi tak lagi sekadar soal bangun-membangun. Di tengah perubahan gaya kerja dan tuntutan efisiensi, PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) justru memilih berbenah total—bukan hanya dari sisi bisnis, tapi juga identitas.
Lewat Public Expose 2026 di Jakarta, ASLI memperkenalkan arah baru perusahaan yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi jangka panjang. Targetnya pun tak main-main: membidik kontrak proyek senilai Rp710 miliar sepanjang tahun ini.
Transformasi ini bukan sekadar strategi korporasi, tapi mencerminkan pergeseran gaya industri konstruksi yang kini semakin dekat dengan teknologi, efisiensi, dan sustainability. Direktur Utama ASLI, Agus Karianto, menyebut langkah ini sebagai upaya memperkuat fondasi sekaligus meningkatkan daya saing di tengah industri yang terus berubah.
“Transformasi ini kami jalankan secara disiplin, dengan fokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang,” ujarnya.
Lebih dari itu, ASLI juga membawa semangat baru lewat rebranding perusahaan. Mulai dari pembaruan logo, visi-misi, hingga nilai inti yang kini dirangkum dalam empat kata kunci: Amanah, Sensitif, Loyal, dan Inovatif. Identitas ini diharapkan jadi refleksi cara kerja baru yang lebih responsif dan relevan dengan zaman.
Di sisi operasional, pendekatan modern jadi kunci. ASLI mulai mendorong digitalisasi proses konstruksi, penggunaan teknologi untuk efisiensi biaya, hingga modernisasi alat kerja. Semua ini jadi bagian dari “lifestyle baru” di industri konstruksi—lebih cepat, presisi, dan berbasis data.
Ekspansi proyek juga jadi fokus utama. Tak hanya di Pulau Jawa, ASLI mulai memperluas jangkauan ke berbagai wilayah strategis seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Komposisi proyeknya pun didominasi sektor BUMN dan pemerintah, yang dinilai masih jadi tulang punggung pembangunan infrastruktur nasional.
Di balik semua itu, ada satu benang merah: konstruksi kini bukan lagi industri yang kaku. Ia bergerak dinamis, mengikuti ritme zaman, dan menuntut pemainnya untuk terus berinovasi.
Lewat transformasi ini, ASLI mencoba membuktikan bahwa perubahan bukan sekadar pilihan—melainkan kebutuhan untuk tetap relevan di masa depan.
Baca Juga: Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung Besok 29 April 2026, Hoki Mengalir di Akhir Bulan
-
4 Bedak SPF 50 Terbaik untuk Aktivitas Outdoor: Tahan Lama dan Anti Kusam
-
JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen
-
Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks
-
5 Krim Pagi untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing dan Sehat
-
Berapa Harga Cushion OMG? Rahasia Makeup Cantik Maia Estianty di Nikahan El Rumi
-
Diskon Sepatu Nike di Sports Station, Harga Mulai Rp500 Ribuan
-
Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL
-
Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG
-
Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas