- Gita, seorang mahasiswa berusia 20 tahun, menjadi korban dalam kecelakaan tabrakan kereta api pada Senin pagi, 27 April 2026.
- Insiden tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di kawasan Bekasi Timur saat korban sedang melakukan perjalanan.
- Tragedi di Bekasi Timur tersebut mengakibatkan Gita meninggal dunia bersama dengan 15 korban jiwa lainnya dalam kecelakaan tersebut.
"Gue masih mau hidup kok, masih pengen jalan-jalan ke Anfield nonton Liverpool di sana."
"Pengen nonton MotoGP langsung, pengen ke Switzerland, pengen nonton konser Kpop di Jepang."
Betapa muda bunyi kalimat itu. Betapa penuh harapan.
Ia ingin melihat stadion Anfield yang selama ini mungkin hanya ia saksikan dari layar. Ia ingin mendengar gemuruh penonton saat Liverpool bermain di rumahnya sendiri. Ia ingin merasakan aroma malam pertandingan, nyanyian suporter, dan rumput lapangan yang hijau dari dekat.
Ia ingin menonton MotoGP secara langsung, merasakan suara mesin meraung yang tak bisa diwakili televisi. Ia ingin melihat Swiss dengan gunung-gunung dan langit bersihnya. Ia ingin menonton konser K-pop di Jepang, berdiri di tengah kerumunan orang yang sama-sama bernyanyi.
Ia ingin hidup.
Kalimat paling sederhana sekaligus paling menyayat itu kini tertinggal sebagai kenangan.
Ketika keluarga mencarinya, yang ditemukan lebih dulu hanyalah tas miliknya. Di dalamnya, telepon genggam, dompet, dan barang-barang lain masih utuh. Benda-benda itu seolah menunggu pemiliknya kembali mengambilnya.
Namun pemiliknya tak kembali.
Baca Juga: Identitas 15 Korban Meninggal dalam Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur
Sang kakek, Rajihun (63), ikut mencari di RSUD Kota Bekasi pada Selasa, 28 April 2026. Harapan keluarga digantungkan pada setiap kabar, setiap nama, setiap kemungkinan.
Hingga sehari setelah kecelakaan, ketika proses evakuasi selesai, nama Gita tercatat sebagai salah satu dari 15 korban meninggal dunia.
Sejak saat itu, ia tak lagi menunggu kereta berikutnya. Ia tak lagi mengejar jadwal kuliah. Ia tak lagi mengirim pesan bahwa dirinya sebentar lagi tiba. Yang tersisa adalah cerita tentang seorang gadis 20 tahun yang punya banyak rencana.
Tentang seseorang yang malam itu hanya ingin sampai Cibitung, tetapi diam-diam juga ingin sampai Anfield.
Berita Terkait
-
Sosok Arifah Fauzi: Menteri PPPA yang Viral Usul Gerbong Perempuan di Tengah
-
Viral Debat Panas Bapak-Bapak vs Petugas Saat Kecelakaan KRL, Pertanyakan Sistem Mitigasi KAI
-
Identitas 15 Korban Meninggal dalam Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur
-
Irfan Hakim Ungkap Duka atas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Bagikan Detik-Detik Mencekam dari Lokasi
-
Kemenhub Gali Pelanggaran Green SM, Berpotensi Dapat Sanksi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim