Suara.com - Peristiwa kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di petak Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 menorehkan duka mendalam bagi keluarga korban serta PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Dampak dari kejadian tersebut menyebabkan beberapa rute KA jarak jauh hingga KRL yang melewati Stasiun Bekasi Timur terjadi pembatalan. Bahkan pedihnya lagi, adanya korban jiwa 15 orang, 84 orang luka-luka.
Selaku pihak yang turut bertanggung jawab terhadap tragedi tersebut, Direktur Utama (Dirut) PT KAI Bobby Rasyidin angkat bicara terkait kronologi kecelakaan kereta pada 20.52 WIB di petak Stasiun Bekasi Timur.
Bobby menduga bahwa, tabrakan taksi pada Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 85 sebagai sebab terjadinya gangguan sinyal di Stasiun Bekasi Timur. Sehingga, kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL terjadi.
Selain pernyataannya yang dinanti, sosok Bobby Rasyidin juga menjadi sorotan karena terjun langsung ke lokasi kejadian kecelakaan.
Potret Bobby Rasyidin duduk termenung di peron kereta di depan rongsokan gerbong juga viral dan jadi sorotan. Dalam foto itu, Bobby tampak mengenakan kemeja putih yang sudah tidak serapi saat ia datang pertama.
Lengannya kemejanya juga sudah tergulung. Tangannya menopang dagu, tatapan matanya mengarah kosong ke para korban di samping gerbong KRL yang sudah jadi rongsokan itu.
Saat foto itu diambil, diduga masih ada beberapa korban yang terjebak lantaran saat itu KA Argo Bromo masih belum dievakuasi.
Tanggung jawab besar yang diemban oleh Dirut PT KAI Bobby Rasyidin terkait permasalahan tersebut memang tidak main-main, tentu saja berbagai pembenahan bisa saja diterapkan supaya kejadian serupa tidak terulang kembali.
Baca Juga: Kereta Terakhir Gita: Ingin Sampai Cibitung, Lalu Suatu Hari ke Anfield Menonton Liverpool
Apalagi dengan dukungan pengalaman serta rekam jejak yang dimiliki tentu saja menjadi modal utama untuk melakukan pembenahan. Lantas, seperti apa profil dan rekam jejak Bobby Rasyidin? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.
Profil Dirut PT KAI Bobby Rasyidin
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi dijabat Bobby Rasyidin, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-223/MBU/08/2025 serta Surat Keputusan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danantara Asset Management nomor SK.038/DI-DAM/DO/2025 tanggal 12 Agustus 2025.
Sebenarnya, sosok Bobby sudah tidak asing lagi dalam ranah BUMN. Sebelumnya, pernah menduduki posisi penting bos BUMN industri pertahanan yang menempati posisi strategis sebagai Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) dari 2021-2025.
Karirnya semakin mentereng berbekal latar belakang pendidikannya hingga jenjang Master lulusan universitas ternama luar negeri.
Berikut profil singkat Dirut PT KAI Bobby Rasyidin yang dilansir dari berbagai sumber.
Berita Terkait
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Nyaris Tertusuk Besi saat Kecelakaan KRL, Korban Selamat Berkat Cooler Bag
-
Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus