Bobby Rasyidin lahir pada 32 Desember 1974 di Padang, Sumatera Barat. Pasca lulus dari jenjang Sekolah Menengah Atas, ia melanjutkan studi pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB), berhasil lulus pada tahun 1996.
Ketekunan dalam menimba ilmu tidak berhenti sampai disitu saja. Selepas menyelesaikan jenjang S1, Bobby meneruskan program pendidikan Magister (S2) ke luar negeri.
Inilah rincian universitas tempat seorang Bobby Rasyidin memperdalam ilmu untuk bekalnya dalam berkarir:
- S1 Teknik Telekomunikasi ITB (lulus tahun 1996).
- Master of Psychology Management di Naperville.
- Master of Business Administration (MBA) The University of New South Wales (UNSW) lulus tahun 2000.
Rekam Jejak Karir Bobby Rasyidin
Jabatan penting yang kini diemban oleh Bobby Rasyidin di PT KAI bukan faktor keberuntungan, melainkan kiprah dan sepak terjangnya dalam BUMN sudah tidak diragukan lagi.
Melansir informasi dari laman resmi LEN berikut jejak karirnya yang mencuat dalam bidang telekomunikasi dan BUMN:
- Direktur Utama PT Alcatel Lucent Indonesia (2012-2015).
- Tepat usia 38 tahun, sebagai profesional muda pertama Indonesia yang dipercaya berada di posisi puncak PT Alcatel Lucent, Prancis.
- Direktur Utama PT Teknologi Riset Global Investama (2016).
- Komisaris Utama PT LEN Telekomunikasi Indonesia (2016-2019).
- Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia (2016-2021).
- Komisaris Utama PT Indonesian Cloud (2019-2021).
- Komisaris Independen PT GMF Aero Asia Tbk. (sejak Juni 2020).
- Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) (2021-2025).
- Direktur Utama PT KAI (2025 - kini)
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Nyaris Tertusuk Besi saat Kecelakaan KRL, Korban Selamat Berkat Cooler Bag
-
Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung