News / Nasional
Rabu, 29 April 2026 | 10:29 WIB
Suasana stasiun Bekasi Timur masih ditutup pasca insiden tabrakan kereta. (Suara.com/Lilis)
Baca 10 detik
  • Perjalanan KRL rute Bekasi-Cikarang dihentikan sementara pada Rabu pagi akibat proses evakuasi pascakecelakaan kereta api tersebut.
  • KAI membatasi operasional KRL hanya sampai Stasiun Bekasi dan menargetkan layanan kembali normal pada Rabu siang nanti.
  • Kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur mengakibatkan 15 penumpang meninggal dunia.

Suara.com - Perjalanan KRL Bekasi-Cikarang belum bisa beroperasi seperti biasa pada Rabu (29/4/2026) pagi. Rencananya pelayanan bakal kembali beroperasi pada siang hari.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan hingga saat ini proses evakuasi sarana KRL masih terus dilakukan di lokasi.

Penanganan dijalankan secara bertahap, dengan memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum operasional kembali dijalankan.

Anne mengatakan pada pagi hari, perjalanan KRL masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi.

Seiring perkembangan penanganan di lapangan, layanan direncanakan dapat kembali berjalan secara bertahap hingga lintas Bekasi–Cikarang pada siang hari.

Anne menyampaikan saat ini pihaknya sedang fokus memastikan proses evakuasi berjalan dengan aman dan terkoordinasi.

“Tim di lapangan terus melakukan evakuasi dengan kehati-hatian. Kami memastikan perjalanan hanya akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” ujar Anne, dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

KAI memahami kondisi ini berdampak pada mobilitas pelanggan dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Informasi akan terus diperbarui seiring perkembangan penanganan di lapangan. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121 atau kanal resmi KAI lainnya,” tutup Anne.

Baca Juga: Sosok Arifah Fauzi: Menteri PPPA yang Viral Usul Gerbong Perempuan di Tengah

Sebelumnya diberitakan, tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam. Titik kejadian berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920. 15 penumpang dillaporkan meninggal dunia.

Para korban luka-luka telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Load More