Suara.com - Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek PLB 4B relasi Gambir-Surabaya mengungkap sejumlah fakta krusial, mulai dari gangguan sistem perkeretaan, perlintasan kereta api hingga menyeret Taksi Green SM.
Penyebab utama dari insiden paling memilukan sepanjang 2026 ini mulai terkuak satu per satu, setelah mencium adanya gangguan sistem perkeretaan, fakta lain menunjukan adanya masalah di perlintasan Ampera.
Perlintasan Ampera diduga jadi titik awal kecelakaan KRL di bekasi. Bermula dari sini, taksi mobil listrik mogok hingga tertabrak rangkaian KRL lain dari arah berlawanan di area perlintasan dekat stasiun.
Setelah ditelusuri, ternyata perlintasan Ampera minim penjagaan, bahkan banyak kendaraan yang nekat menerobos jalur rel kereta api meski sudah diperingatkan.
Tidak ada pintu palang resmi di perlintasan Ampera membuat warga khawatir karena sering terjadi kecelakaan. Namun, setelah bergotong royong membuat palang darurat dari bambu, kecelakaan pun jadi jarang terjadi.
Fakta Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL di Bekasi
1. Tidak Memiliki Palang Pintu Resmi
Perlintasan Ampera berlokasi di Jalan Ampera, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Jalur lintasan ini kurang dari 5 meter dan tidak memiliki palang pintu resmi.
Padahal, jalur lintasan ini termasuk padat, terutama di jam pergi dan pulang kerja banyak lalu lalang berbagai kendaraan.
Baca Juga: Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender
2. Satu Sisi Palang Pintu Terbuat dari Bambu
Di sela padatnya lalu lintas, area sekitaran rel banyak dihuni warga. Anak-anak bermain di pinggir jalan, sementara warga lainnya bersantai di warung kecil tak jauh dari pintu palang perlintasan.
Di area sekitar perlintasan ada rambu-rambu untuk mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas.
Sayangnya, jalur perlintasan ini hanya memiliki satu palang di satu sisi, sementara sisi lainnya tidak ada sama sekali. Itu pun hanya terbuat dari bambu yang diangkat secara manual oleh warga secara bergiliran.
3. Banyak Warga Nekat Menerobos Jalur Perlintasan
Menurut kesaksian dari warga sekitar, kondisi palang pintu palang yang tidak memadai sudah terjadi sejak lama. Karena sudah dianggap hal yang biasa, lantas banyak pengendara nekat menerobos lintasan meski sudah diperingatkan akan ada kereta yang lewat.
Berita Terkait
-
KAI Minta Warga Setop Bikin Perlintasan Liar: Bahayakan Masinis dan Pengguna Jalan
-
Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang
-
Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?
-
Potret Dirut KAI Bobby Rasyidin Terduduk Lesu di Depan Kereta Ringsek Bikin Pilu
-
Kesaksian Korban Kecelakaan KRL: Nyawa Selamat Berkat Cooler Bag ASI
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas
-
Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi
-
5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain
-
61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis
-
ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI
-
Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini
-
Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?