Lifestyle / Female
Selasa, 05 Mei 2026 | 19:10 WIB
ilustrasi makeup (freepik)
Baca 10 detik
  • Skintone adalah warna kulit yang terlihat di permukaan, sedangkan undertone adalah warna dasar kulit.
  • Undertone cenderung tidak berubah dan terbagi menjadi warm, cool, dan neutral.
  • Memahaminya membantu kamu memilih makeup dan warna pakaian yang lebih cocok dan natural.

Terdapat tiga jenis undertone utama, yakni sebagai berikut.

  • Warm (hangat): Memiliki nuansa kuning, keemasan, atau peach. Kulit biasanya terlihat sehat dengan sentuhan golden.
  • Cool (dingin): Mengandung nuansa pink, merah, atau kebiruan. Kulit cenderung tampak lebih rosy atau seperti porselen.
  • Neutral: Perpaduan antara warm dan cool, tidak ada dominasi kuning atau pink yang kuat.

Melansir dari Healthline, undertone dipengaruhi oleh pigmen lain seperti karoten dan hemoglobin selain melanin.

Itulah sebabnya dua orang dengan skintone yang mirip bisa terlihat sangat berbeda saat memakai warna yang sama.

Cara Membedakan dan Mengidentifikasi

Cara paling mudah membedakan keduanya adalah dengan mengamati apakah warna kulit berubah seiring waktu sementara nuansa dasarnya tetap sama. Itu artinya undertone-nya stabil.

Berikut beberapa tes sederhana yang bisa dilakukan di rumah.

  • Tes urat nadi: Perhatikan urat di pergelangan tangan di bawah cahaya alami. Jika hijau atau olive, kemungkinan warm. Jika biru atau ungu, condong ke cool. Campuran keduanya menandakan neutral.
  • Tes perhiasan: Perhiasan emas biasanya lebih cocok untuk undertone warm, sementara perak lebih flattering untuk cool.
  • Tes kain putih: Tempelkan kain putih bersih di samping wajah yang bebas makeup. Jika wajah terlihat ke-pink-an, cool. Jika kekuningan, warm.

Melansir dari American Academy of Dermatology dan Healthline, skintone lebih gampang dilihat langsung di cermin atau foto tanpa filter.

Bandingkan dengan area kulit yang jarang terpapar matahari, seperti bagian dalam lengan atas.

Mengapa Penting Memahami Keduanya?

Memahami skintone dan undertone sangat membantu saat memilih foundation agar warnanya menyatu sempurna, bukan hanya sekadar matching di permukaan.

Kesalahan undertone sering membuat wajah terlihat kusam, abu-abu, atau terlalu jingga.

Baca Juga: Sering Terlihat 'Medok' Saat Pakai Blush? Ini Rahasia Pipi Merona Natural Ala Idol K-Pop

Dalam berpakaian, undertone juga menentukan warna yang paling pas. Cool undertone biasanya cocok dengan warna biru, ungu, dan pink dingin.

Sedangkan warm undertone lebih serasi dengan mustard, orange, dan olive green.

Melansir dari Paula's Choice, pemahaman ini juga bermanfaat untuk perawatan kulit. Beberapa undertone lebih mudah mengalami kemerahan atau noda hitam setelah iritasi.

Berkonsultasi dengan dokter kulit akan memberikan rekomendasi yang lebih tepat sesuai kondisi kulit masing-masing.

Dengan mengenal keduanya, kita bisa lebih percaya diri dalam merawat dan menonjolkan keindahan kulit alami. Coba lakukan tes sederhana di rumah dan lihat sendiri hasilnya.

Load More