- Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menderita penyakit yang menghambat proses persidangan.
- Kondisi kesehatan Nadiem memerlukan penanganan medis serius.
- Nadiem Makarim dijadwalkan menjalani operasi di Rumah Sakit Abdi Waluyo pada Mei 2026.
Suara.com - Nadiem Anwar Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) sekaligus pendiri Gojek, kembali menjadi sorotan publik. Ini karena kondisi kesehatan Nadiem Makarim yang memburuk di tengah persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).
Pertanyaan “Nadiem Makarim sakit apa?” pun ramai dibahas di media dan media sosial.
Menurut informasi dari kuasa hukum dan dokter yang merawatnya, Nadiem menderita fistula perianal. Kondisi ini merupakan saluran abnormal yang terbentuk antara anus dan kulit di sekitar bokong, sering kali menyebabkan infeksi, abses, nyeri hebat, dan pendarahan.
Penyakit ini bisa kambuh (reinfeksi) dan memerlukan intervensi medis serius, termasuk operasi. Nadiem sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, dan dijadwalkan menjalani operasi pada pertengahan Mei 2026.
Kronologi Kondisi Nadiem Makarim di Persidangan
Persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat beberapa kali tertunda karena alasan kesehatan terdakwa.
Pada awal Mei 2026, Nadiem hadir dengan selang infus masih menancap di lengan kirinya. Wajahnya tampak pucat, dan ia duduk diapit tim kuasa hukum.
Setelah sidang, kondisinya menurun drastis. Ia mengeluh sakit di bagian belakang tubuh, badan lemas, hingga terkapar di ruang tahanan bawah pengadilan. Sidang lanjutan pun ditunda.
Pengacara Nadiem, Ari Yusuf Amir, menjelaskan bahwa kliennya sudah sakit sejak sore hari sebelumnya.
Baca Juga: Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
Meski dokter rumah sakit menyatakan kondisi fisiknya dalam batas normal dan tidak demam, nyeri yang dialami Nadiem membuatnya sulit beraktivitas.
Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) sempat menyampaikan bahwa Nadiem “sehat” berdasarkan pemeriksaan, sehingga sempat ada perdebatan apakah sidang bisa dilanjutkan atau tidak.
Pada sidang berikutnya, Nadiem tetap hadir meski kondisinya belum pulih sepenuhnya. Ia mengaku mendapat banyak obat anti-nyeri agar bisa mengikuti persidangan.
Pemulihan pasca-operasi diperkirakan memakan waktu 3 hingga 6 minggu, dan Nadiem berjanji tetap berkomitmen mengikuti proses hukum tanpa mengganggu jadwal sidang, meski harus kembali ke lingkungan steril rumah sakit setelahnya.
Dokter dari RS Abdi Waluyo bahkan dihadirkan ke sidang untuk menjelaskan kondisi medis Nadiem secara langsung, menegaskan bahwa keluhan sakitnya bukan sekadar alasan untuk menghindari persidangan.
Dampak dan Respons Publik
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman
-
Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan, BRI Peduli Perkuat Ekonomi Lokal Desa Brilian Hargobinangun
-
Revisi Buku Ajar atau Nasib Guru, Mana Prioritas Pendidikan Nasional?
-
Megawati Geram Disebut Oposisi: Buzzer Itu Goblok, Nggak Pernah Baca!
-
BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas
-
4 Serum Salicylic Acid Mengandung Centella Asiatica untuk Jerawat dan Bruntusan