- Menjelang Dzulhijjah 1447 H, umat Muslim mencari kepastian awal bulan karena berkaitan dengan Iduladha.
- Pemerintah akan menggelar sidang isbat sebagai penentu resmi awal Dzulhijjah.
- Hasil penetapan bisa berbeda antar organisasi, sehingga publik menantikan pengumuman resmi pemerintah.
Suara.com - Menjelang datangnya bulan Dzulhijjah 1447 H, umat Muslim mulai mencari informasi terkait awal bulan hijriah tersebut.
Salah satu yang paling banyak ditanyakan adalah kapan 1 Dzulhijjah 2026 akan ditetapkan.
Penentuan awal bulan Dzulhijjah menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah Iduladha.
Oleh karena itu, pemerintah biasanya akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan tanggal resminya.
Sidang isbat ini menjadi acuan resmi bagi umat Muslim di Indonesia dalam menentukan awal bulan Dzulhijjah.
Hasilnya akan disesuaikan dengan metode hisab dan rukyatul hilal yang digunakan secara nasional.
Meski demikian, perbedaan penetapan awal bulan hijriah masih mungkin terjadi antara organisasi keagamaan.
Hal ini membuat sebagian masyarakat juga menantikan hasil pengumuman resmi dari pemerintah.
Lalu, 1 Dzulhijjah 2026 jatuh tanggal berapa dan kapan sidang isbat penentuannya digelar pemerintah? Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca Juga: Jangan Asal Beli! 6 Tips Memilih Hewan Kurban yang Sesuai Syariat
Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Ini Jadwal Sidang Isbat Penentuannya
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menentukan awal 1 Dzulhijjah 1447 H melalui sidang isbat yang digelar pada 17 Mei 2026 (29 Zulkaidah 1447 H).
Sidang ini juga akan sekaligus menetapkan kapan Hari Raya Iduladha 2026 bagi umat Islam di Indonesia.
Sidang isbat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme resmi penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia.
Melansir situs resmi Kemenag, lokasi pelaksanaan sidang isbat dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI di Jakarta.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang isbat merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, ormas Islam, serta para ahli falak dan astronomi.
Forum ini bertujuan menyepakati penetapan awal bulan Hijriah secara kolektif dan ilmiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial