Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 16 Mei 2026 | 22:30 WIB
Ilustrasi makanan kucing. (Dok. Ist)
Baca 10 detik
  • Perilaku kucing yang pilih-pilih makanan dipengaruhi oleh faktor indera penciuman, preferensi tekstur, serta kondisi lingkungan sekitar.
  • Penurunan nafsu makan pada kucing bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan sehingga memerlukan pemeriksaan oleh dokter hewan.
  • Pemilik dapat memberikan variasi rasa makanan berkualitas, seperti produk Bio Cat, untuk memenuhi nutrisi dan meningkatkan selera makan.
Ilustrasi makanan kucing. (Dok. Ist)

Memberikan pet food dengan rasa yang sama terus-menerus juga bisa membuat kucing cepat bosan. Karena itu, beberapa anabul membutuhkan variasi rasa dan tekstur agar tetap tertarik makan setiap hari.

Di kondisi seperti ini, banyak pemilik mulai memilih pet food premium dengan pilihan rasa yang lebih beragam. Salah satunya Bio Cat dari Bio Pet Food yang hadir dengan berbagai varian seperti salmon, tuna, hingga ayam untuk membantu menjaga selera makan anabul tetap stabil.

Konten kreator Cellos yang juga brand ambassador Bio Pet Food, membagikan pengalamannya soal pentingnya memilih makanan berkualitas untuk kucing peliharaannya.

Dalam salah satu podcast, ia mengatakan, Semua kucing berhak makan mewah, kucing-kucing pasti makannya Biocat. Panjang umur semua, kucing gue si Mojo masuk 4 tahun, Timi 1 tahun, dan Jacky udah 8 tahun sekarang.”

Menurut Cellos, salah satu varian favorit kucingnya adalah Bio Cat Chunk in Gravy karena menggunakan salmon asli dan memiliki aroma yang membantu meningkatkan nafsu makan anabul.

Pada akhirnya, perilaku picky eater pada kucing bukan sekadar soal selera. Ada kombinasi insting alami, preferensi tekstur, kondisi kesehatan, hingga kebiasaan makan yang memengaruhi. Karena itu, memilih pet food yang tepat menjadi langkah penting agar kebutuhan nutrisi anabul tetap terpenuhi sekaligus membantu menjaga nafsu makannya setiap hari.

Load More