-
Dampak Rupiah melemah memicu kenaikan harga sembako dan pangan impor.
-
Biaya transportasi meningkat akibat dampak Rupiah melemah pada sektor logistik.
-
Pelaku UMKM terancam gulung tikar imbas dampak Rupiah melemah saat ini.
3. Petani Tercekik Biaya Produksi
Bukan hanya konsumen, petani pun ikut terkena dampaknya melalui biaya produksi yang membengkak karena harga pupuk, obat-obatan, hingga suku cadang alat mesin pertanian (alsintan).
Karena, rata-rata semua kebutuhan petani itu berasal dari komponen impor yang harganya mengikuti kurs dolar.
4. Daya Beli Masyarakat Turun
Kenaikan harga barang yang tidak dibarengi kenaikan pendapatan memaksa masyarakat kelas menengah ke bawah harus memutar otak.
Banyak warga yang mulai mengurangi konsumsi atau beralih ke pangan yang lebih murah demi menyambung hidup.
Ancaman Terhadap UMKM dan Anggaran Negara
Tak hanya berdampak ke rumah tangga, sektor UMKM juga berada di ujung tanduk.
Rijadh Djatu Winardi memaparkan empat konsekuensi serius bagi dunia usaha:
Baca Juga: Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang
- Biaya Produksi Melonjak: UMKM yang memakai bahan baku impor, seperti kain atau bahan makanan akan kesulitan menjaga harga jual tetap bersaing.
- Beban Utang Membengkak: Bagi pelaku usaha yang memiliki pinjaman dalam dolar, cicilan akan terasa jauh lebih berat.
- Sentimen Investor Menurun: Akses pendanaan bagi UMKM makin sulit karena investor cenderung menarik modalnya ke instrumen dolar.
- Inflasi Menekan Konsumen: Omzet UMKM, terutama kuliner, berpotensi turun karena pelanggan menahan pengeluaran akibat inflasi.
Selain itu, pemerintah kini menghadapi dilema besar. Pelemahan rupiah membuat subsidi energi (BBM dan listrik) serta beban utang luar negeri membengkak.
Hal ini dikhawatirkan akan menyedot anggaran yang seharusnya bisa digunakan untuk sektor pendidikan atau kesehatan.
Berita Terkait
-
Prabowo Sebut Warga Desa Gak Pakai Dolar: Benarkah Aman dari Dampak Rupiah Melemah?
-
Tentang Dolar dan Orang Desa: Meluruskan Logika Pidato Presiden di Nganjuk
-
IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor
-
3 Zodiak Diprediksi Beruntung 18-24 Mei 2026, Masa Sulit Mulai Berakhir
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2
-
5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor
-
Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi
-
Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
-
OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu
-
5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman