Lifestyle / Komunitas
Minggu, 24 Mei 2026 | 13:30 WIB
ilustrasi Sumatera blackout (Google Gemini)
Baca 10 detik
  • Blackout massal melanda wilayah Sumatera pada 22 Mei 2026 akibat gangguan transmisi 275 kV karena cuaca ekstrem.
  • Gangguan transmisi memicu kegagalan berantai sistem kelistrikan yang menghentikan aktivitas sosial dan ekonomi jutaan pelanggan PLN.
  • PT PLN melakukan pemulihan bertahap pada jaringan listrik dan berupaya memperkuat infrastruktur agar kejadian serupa tidak terulang.

Blackout massal ini membawa dampak ekonomi dan sosial yang signifikan. Bisnis kecil terpaksa tutup, makanan di kulkas rusak, siswa kesulitan belajar, dan aktivitas produktif lainnya terhenti.

Di bandara dan rumah sakit, operasional tetap berjalan berkat genset cadangan, tetapi ini menambah biaya operasional.

Kejadian ini juga memicu diskusi tentang ketahanan infrastruktur kelistrikan nasional. PLN tengah mempercepat pembangunan jaringan transmisi baru yang lebih andal, termasuk peningkatan kapasitas dan diversifikasi sumber energi.

Di masa depan, interkoneksi antar pulau seperti Sumatera–Jawa yang sedang direncanakan diharapkan dapat menjadi solusi cadangan ketika terjadi gangguan di satu wilayah.

Sebagai BUMN yang bertanggung jawab atas kelistrikan nasional, PLN terus berkomitmen melakukan investigasi menyeluruh. Hasil investigasi lengkap akan menjadi dasar perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang.

Load More