- Satu keluarga ditemukan meninggal di tenda glamping kawasan Posong dan diduga terpapar gas karbon monoksida (CO) dari gas portable.
- Peristiwa ini meningkatkan perhatian publik terhadap keamanan penggunaan gas portable, terutama saat berkemah atau glamping.
- Banyak orang kemudian mencari informasi mengenai cara aman menyimpan gas portable yang sudah dibuka untuk mencegah risiko kecelakaan.
Ruangan yang kedap udara dapat membuat gas terjebak dan meningkatkan risiko ledakan ketika terkena percikan api.
4. Letakkan di Area yang Aman dari Benturan
Simpan tabung gas di tempat yang tidak sering dilalui banyak orang agar tidak mudah tersenggol atau terjatuh.
Pastikan juga tabung diletakkan di permukaan yang rata dan stabil untuk mengurangi risiko terguling.
Benturan yang terlalu keras dapat menyebabkan penyok atau kerusakan pada tabung gas.
Karena itu, penting memilih area penyimpanan yang aman dan tidak berdekatan dengan benda berat maupun benda tajam.
5. Pisahkan Tabung Gas Penuh dan Kosong
Tabung gas yang masih berisi sebaiknya dipisahkan dari tabung yang sudah kosong atau bekas pakai.
Cara ini memudahkan saat penggunaan sekaligus mengurangi risiko kekeliruan ketika mengambil tabung gas.
Penyimpanan yang terpisah juga membantu memantau kondisi setiap tabung dengan lebih mudah.
Baca Juga: Glamping Lakeside Alahan Panjang Buka Sejak Kapan? Tak Berizin, Kini Disanksi Buntut Bulan Madu Maut
Dengan begitu, tabung yang masih memiliki sisa gas dapat digunakan terlebih dahulu sebelum membuka tabung baru.
6. Pastikan Tabung Tertutup Rapat Sebelum Disimpan
Sebelum menyimpan gas portable yang sudah digunakan, pastikan bagian tutup atau pelindung katup masih terpasang dengan baik.
Menutup tabung dengan rapat dapat membantu mengurangi risiko kebocoran dan menjaga kondisi gas tetap aman saat disimpan.
Jangan langsung membuang penutup tabung setelah gas dibuka pertama kali. Penutup tersebut masih dibutuhkan untuk melindungi bagian katup ketika tabung belum habis digunakan dan akan disimpan kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan