- Kepala BGN Dadan Hindayana resmi dicopot mendadak, posisinya kini digantikan oleh Naniek S. Deyang.
- Pencopotan terjadi 48 jam usai Dadan menggagas program Makan Bergizi Gratis di Arab Saudi.
- Ide ekspansi dinilai prematur dan berisiko saat persoalan distribusi logistik domestik belum tuntas.
- Kebijakan "Spontan" Tanpa Kalkulasi Matang:
Program selevel MBG membutuhkan perhitungan APBN yang sangat ketat. Menjanjikan perluasan program hingga lintas negara secara spontan berpotensi membebani postur anggaran negara secara tak terduga.
- Indikasi Melampaui Batas Koordinasi:
Pernyataan Dadan yang ingin langsung melapor ke Presiden terkait draf usulan ini memunculkan dugaan adanya ego sektoral. Di lingkungan kabinet, wacana anggaran lintas kementerian (melibatkan Kementerian Luar Negeri untuk urusan sekolah di luar negeri) seharusnya dibahas secara komprehensif di tingkat menko atau rapat kabinet, bukan diputuskan sepihak secara spontan di lapangan.
Sinyal Tegas dari Istana
Pencopotan Dadan Hindayana menjadi sinyal keras dari pemerintahan saat ini. Istana seolah ingin mengirimkan pesan bahwa program strategis nasional tidak boleh dikelola dengan wacana spontan yang berisiko memicu polemik di masyarakat.
Kini, beban berat berada di pundak Naniek S. Deyang. Publik menanti apakah manajemen baru BGN akan kembali fokus pada pemerataan gizi di bumi pertiwi, atau justru mewarisi "mimpi" pendahulunya di tanah Arab.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda