- Wamen Imipas Silmy Karim menyerahkan diri ke KPK pada Rabu (3/6/2026) terkait dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga asing.
- KPK sebelumnya melakukan OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat yang berhasil mengamankan 17 orang serta berbagai barang bukti.
- Barang bukti yang disita KPK meliputi kendaraan, uang tunai dalam berbagai mata uang asing, serta logam mulia emas.
Suara.com - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim menyerahkan diri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (3/6/2026) malam.
Sebelumnya, KPK memburu Silmy Karim berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Dalam operasi senyap itu, KPK mengamankan 17 orang. Sebanyak delapan orang di antaranya merupakan penyelenggara negara dan pegawai negeri sipil (PNS), sedangkan sembilan lainnya merupakan pihak swasta.
KPK juga mengamankan barang bukti berupa kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, dan uang tunai.
“Ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tertangkap tangan kali ini, dan juga barang bukti yang diamankan ada kendaraan mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Rabu (3/6/2026).
Publik bertanya-tanya apa kasus yang menjerat Wamen Imipas Silmy Karim hingga akhirnya ia menyerahkan diri.
Menurut keterangan KPK, Silmy Karim diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi terkait pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA).
Kasus itu diduga terjadi saat Silmy Karim masih menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi periode 2023-2024.
Silmy Karim menyerahkan diri ke KPK sekitar pukul 22.35 WIB bersama empat ajudannya.
Baca Juga: Wamen Imipas Silmy Karim Menyerah ke KPK, Intip Harta Kekayaannya: Tembus Rp234 Miliar
Saat tiba di Gedung Merah Putih, Silmy sempat menghalangi awak media. Para ajudannya pun sempat mendorong wartawan saat membuka jalan bagi Silmy untuk masuk ke Gedung KPK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
-
Bukan Oranye, Apa Arti Rompi Tahanan Warna Pink yang Dipakai Dadan Hindayana?
-
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerah ke KPK, Intip Harta Kekayaannya: Tembus Rp234 Miliar
-
5 Zodiak Paling Keras Kepala yang Sulit Diajak Berkompromi Menurut Astrologi
-
Dadan Hindayana Dulu Kerja Apa Sebelum Jadi Kepala BGN? Kini Tersangka Korupsi MBG
-
Dadan Hindayana Dulu Dilantik Siapa? Eks Kepala BGN yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
-
Siap Panen Hoki? 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung pada 4 Juni 2026
-
Terpopuler: Kontroversi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN, Rekomendasi Sepatu Lari Underrated
-
Lampung Kian Ramai, Hotel Transit Modern Jadi Kebutuhan Wisatawan dan Pebisnis
-
Punya SPPG Untung Berapa? Lahan Basah Dadan Hindayana Korupsi Dapur MBG