Lifestyle / Komunitas
Minggu, 07 Juni 2026 | 14:10 WIB
Pyopp Fledge Jelajah Road Barefoot Flip Flops
Baca 10 detik
  •  Pyopp Fledge  sandal lari lokal yang menawarkan sensasi unik dengan sol tipis dan keras.
  • Penggunaan sandal ini melatih otot kaki, memperbaiki teknik mendarat, serta meningkatkan koneksi antara otak dengan permukaan tanah.
  • Pengguna disarankan melakukan penyesuaian ukuran sandal dan beradaptasi secara bertahap untuk menghindari cedera saat memulai transisi lari.

Suara.com - Bagi sebagian besar pelari, lari menggunakan sandal mungkin terdengar ekstrem atau bahkan berisiko. Kendati begitu, penggunaan sandal barefoot kini makin populer.

Produk lokal Pyopp Fledge Jelajah Barefoot Sandal menjadi salah satu yang paling populer dan direkomendasikan.

Lantas seperti apa review penggunaan sandal tersebut untuk lari? Mari simak ulasan berikut.

Review Pyopp Fledge Jelajah Barefoot Sandal 

Berbeda dengan sepatu lari modern yang mengutamakan bantalan tebal, sandal ini memangkas habis komponen upper dan menyisakan jalinan straps pengikat saja.

Sensasi berlari tanpa alas kaki yang dihadirkan oleh produk ini memberikan pengalaman baru yang menantang dalam konteks positif.

Kreator konten sekaligus pelari, A Rachman, memberikan ulasan jujur mengenai impresi pertama saat dirinya mencoba produk lokal tersebut untuk beraktivitas.

"Setelah saya cobain kayak apa ya, kayak enggak nyangka aja kita bisa lari di atas sandal gitu kan," ujarnya.

Menurutnya, sandal tersebut menawarkan ground feel yang sangat tinggi karena solnya yang tipis dan keras.

Baca Juga: 5 Sepatu Nike Original Termurah di Bawah Rp1 Juta, Buat Lari hingga Futsal

Pyopp Fledge Jelajah Road Barefoot Flip Flops

A Rachman menggambarkan sensasinya dengan sangat lugas: "Gak ada feel empuk-empuknya itu sama sekali, jangan kalian berharap seperti itu... Jadi benar-benar ya nyaris kayak berdiri di atas triplek aja mungkin ya."

Meski terdengar kaku, justru inilah inti dari barefoot running. Tanpa bantuan bantalan, kaki dipaksa bekerja secara alami untuk meredam benturan.

Performa

Dalam uji coba larinya, A Rachman merasa sandal ini sangat mumpuni untuk lari santai (easy run) di area jalan datar.

Namun, ia mencatat adanya keterbatasan jika dipaksa lari dalam kecepatan tinggi (high pace).

Menurutnya, sandal ini lebih mengedepankan kenyamanan sirkulasi dan kebebasan jari kaki.

Load More