Lifestyle / Male
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:34 WIB
Asics Superblast 2 super trainer boleh diadu dengan Adidas Adizero Evo SL.
Baca 10 detik
  • Adidas Adizero Evo SL dianggap sebagai super trainer yang menggabungkan kenyamanan harian dengan performa balap maraton.
  • Sepatu Adizero Evo SL menggunakan material busa PEBA ringan dan pelat pendorong untuk mendukung kecepatan lari yang optimal.
  • Terdapat empat alternatif super trainer kompetitif dari merek Asics, Hoka, New Balance, dan Saucony.

Suara.com - Popularitas Adidas Adizero Evo SL di jagat lari dunia memang tidak perlu diragukan lagi. Mulai dari pelari pemula, pelari aktif, hingga atlet profesional memburu super trainer ini sebagai senjata andalan untuk menaklukkan jarak jauh dengan kecepatan tinggi.

Fenomena ini menarik perhatian dokter sekaligus edukator di bidang alas kaki olahraga, dr. Jason CP, MBBS. Ia menyebut Adidas Adizero Evo SL sangat layak menyandang gelar super trainer sejati.

"Adizero Evo SL boleh dibilang tidak terlalu revolusioner. Sepatu ini memanfaatkan teknologi yang sudah ada, kemudian didesain ulang, lalu dijual di segmen yang jarang tersentuh, yakni Super Trainer," ucap dr. Jason seperti dikutip dari tayangan YouTube Tirta PengPengPeng, Rabu (10/6/2026).

Sebagai informasi, super trainer memadukan teknologi bantalan super empuk dan pelat pendorong khas sepatu balap maraton (supershoes), namun tetap mempertahankan kenyamanan dan stabilitas untuk latihan rutin harian (daily trainer).

Adidas Adizero Evo SL.

Lebih lanjut, dr. Jason memaparkan bahwa Adizero Evo SL dibekali material premium Polyether Block Amide (PEBA) yang sangat ringan dan membal sebagai busa midsole-nya.

Tidak hanya itu, di dalam sepatu kasta tinggi Adidas ini juga tertanam pelat kecil seukuran kartu kredit untuk mendongkrak performa lari.

"Yang bikin enak dipakai, dia nggak terlalu radikal atau seagresif supershoes, tapi juga nggak memble seperti daily trainer. Posisinya di tengah-tengah. Dibawa kencang atau pelan, oke," imbuhnya.

Namun, Adidas tidak melenggang sendirian. Di pasaran, Adizero Evo SL memiliki sejumlah penantang tangguh yang menawarkan performa tak kalah mumpuni.

Berikut adalah rekomendasi 4 sepatu lari super trainer alternatif terbaik yang siap bersaing ketat:

Baca Juga: Ayu Ting Ting Menangis Dengar Curhat Ruben Onsu, Sebut Sahabatnya Sosok Pekerja Keras

1. Asics Superblast 2 

ASICS Superblast 2

 

Sepatu ini mengombinasikan bantalan kelas elite FF BLAST™ PLUS dan FF TURBO™ PLUS yang diadopsi langsung dari seri balap METASPEED™.

Keunggulannya terletak pada pengalaman lari yang super ringan dengan daya pantul (bounce) paling bertenaga di kelasnya. Cocok untuk lari jarak jauh, tapi juga tetap nyaman untuk daily trainer.

Selain itu, desain jaring asimetris dengan warna berbeda pada sudut medial dan lateral sepatu ini, memberikan daya tarik visual yang modis.

Harga: Rp3.299.000

2. Hoka Mach X 2

Hoka Mach X 2. [Hoka]

Sepatu ini mengadopsi geometri balap Cielo X1 yang aerodinamis dan memiliki stabilitas tinggi saat dipakai unjuk gigi di lintasab.

Spesifikasi teknisnya memadukan busa PEBA yang responsif, pelat Pebax® untuk dorongan ekstra (propulsion), serta upper berbahan tenun yang sangat bernapas (breathable).

Load More