- Mondelez Indonesia dan Visinema menggelar edukasi pengelolaan sampah untuk anak di Jakarta Future Festival 2026, Taman Ismail Marzuki.
- Kegiatan tersebut melibatkan karakter Nussa dan Rarra untuk mengajarkan anak cara memilah sampah secara interaktif dan menyenangkan.
- Program ini telah mengedukasi ribuan siswa serta berhasil mengumpulkan puluhan ton sampah plastik melalui sistem bank sampah.
"Kami ingin pesan kepedulian lingkungan ini bisa dirasakan langsung oleh anak-anak. Ketika nilai-nilai yang kami bangun dalam cerita hadir dalam pengalaman nyata, dampaknya akan lebih terasa," katanya.
Kebiasaan Kecil yang Bisa Dimulai dari Rumah
Membentuk generasi bijak plastik sebenarnya tidak selalu membutuhkan langkah besar. Orang tua dapat memulainya dari kebiasaan sederhana di rumah, seperti:
- Mengajarkan anak memilah sampah organik dan anorganik.
- Membiasakan penggunaan botol minum dan wadah makan yang dapat digunakan berulang kali.
- Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
- Mengajak anak mendaur ulang barang bekas menjadi kerajinan sederhana.
- Memberikan contoh perilaku ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.
Ketika dilakukan secara konsisten, kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut dapat membantu membangun kesadaran bahwa setiap orang memiliki peran dalam menjaga lingkungan.
Sudah Menjangkau Ribuan Siswa
Upaya edukasi lingkungan melalui program #BijakPlastikSejakDini telah berjalan sejak 2021. Hingga 2026, program ini telah hadir di 17 sekolah binaan dan melibatkan lebih dari 5.700 siswa.
Dalam kurun waktu tersebut, sebanyak 50,2 ton sampah plastik dan 116 ton berbagai jenis sampah berhasil dikumpulkan melalui aktivitas bank sampah sekolah.
Angka tersebut menunjukkan bahwa ketika anak-anak diberi pemahaman dan ruang untuk terlibat, mereka mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan lingkungan.
Di tengah tantangan sampah yang terus meningkat, membangun generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan menjadi investasi jangka panjang. Sebab, perubahan besar sering kali berawal dari langkah kecil yang dilakukan setiap hari, termasuk kebiasaan sederhana untuk menjadi lebih bijak dalam mengelola sampah plastik.
Baca Juga: Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Bisakah Sampah Plastik Menjadi Sumber Energi Alternatif?
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
4 Parfum Braven Terbaik untuk Pria yang Murah dan Wanginya Tahan Lama Menurut Review
-
Sakit Kepala Saat Bangun Tidur? Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Ini
-
Ketika Negara Lebih Sibuk Memberi Makan daripada Pastikan Anak Bisa Belajar
-
Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini
-
Marvel Umumkan Film Ghost Rider Terbaru, Ryan Gosling Jadi Bintang Utama
-
Perry Warjiyo Dipaksa Mundur? Ada Tekanan Politik ke BI!
-
Membangun Transportasi Ramah Anak dan Lingkungan, Mengapa Jakarta Perlu Mendengar Suara Anak-anak?
-
Harga Minyak Dunia Turun 4 Persen Usai AS Stop Serang Iran 2 Malam
-
10 HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update, Lengkap Termasuk Redmi dan POCO
-
"Offline Is the New Luxury": Ketika Tidak Memegang Ponsel Adalah Kemewahan Baru