- Survei PwC mencatat mayoritas konsumen Indonesia kini menunjukkan kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan serta perubahan iklim.
- Blibli Tiket ACTION menghadirkan Langkah Membumi Market 2026 untuk menjembatani kesenjangan antara kepedulian masyarakat dan tindakan nyata.
- Program ini menyediakan edukasi dan produk berkelanjutan untuk melibatkan generasi muda dalam membangun gaya hidup ramah lingkungan.
Suara.com - Kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Survei PwC mencatat bahwa 62 persen konsumen Indonesia peduli terhadap perubahan iklim, 57 persen memilih produk dengan kemasan ramah lingkungan, dan 71 persen bersedia membayar lebih untuk mendukung isu lingkungan.
Namun, meningkatnya kesadaran tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan perubahan perilaku yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Tantangan sustainability saat ini tidak lagi hanya soal awareness, tetapi bagaimana kepedulian tersebut dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang berkelanjutan.
Di tengah situasi tersebut, generasi muda muncul sebagai kelompok yang semakin berperan dalam mendorong perubahan pola konsumsi. Mereka tidak hanya lebih peduli terhadap isu lingkungan dan sosial, tetapi juga aktif mencari produk, layanan, dan pengalaman yang sesuai dengan nilai yang mereka yakini.
Perubahan ini mulai terlihat dalam cara mereka memilih merek, mengonsumsi produk, hingga terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan keberlanjutan.
Sustainability tidak lagi dipandang sebagai isu jauh yang hanya dibahas dalam forum kebijakan atau komunitas tertentu, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup dan identitas. Menjawab dinamika tersebut, berbagai inisiatif yang menghubungkan edukasi, kolaborasi, dan pengalaman mulai berkembang untuk menjembatani kesenjangan antara kepedulian dan tindakan. Salah satunya adalah Langkah Membumi yang diinisiasi Blibli Tiket ACTION, yang kini memasuki tahun kelima penyelenggaraan.
Tahun ini, Langkah Membumi bertransformasi menjadi Langkah Membumi Market, sebuah platform dengan pendekatan yang lebih interaktif dan dekat dengan keseharian generasi muda. Platform ini menggabungkan ruang edukasi, pengalaman langsung, dan kurasi produk berkelanjutan dalam satu ekosistem.
Tiga pilar utama yang dihadirkan meliputi Inspiring Talks yang menghadirkan ide, perspektif, dan cerita dari berbagai pemimpin industri, kreator, komunitas, hingga changemakers; Eco Labs yang mengajak pengunjung belajar melalui pengalaman langsung; serta Curated Market yang menjadi ruang kurasi produk dan inovasi ramah lingkungan.
Transformasi ini didorong oleh perubahan profil audiens. Data menunjukkan sekitar 90 persen pengunjung Langkah Membumi berasal dari Gen Z dan young Millennials, kelompok yang tidak hanya semakin sadar isu sosial dan lingkungan, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap tren konsumsi masa depan.
“Kami melihat bahwa generasi muda tidak hanya semakin peduli terhadap isu sustainability, tetapi juga semakin aktif mencari produk, layanan, dan pengalaman yang sejalan dengan nilai yang mereka yakini. Karena itu, Langkah Membumi Market 2026 hadir untuk membantu menjembatani kesenjangan antara kepedulian dan tindakan nyata melalui pengalaman yang lebih praktis, partisipatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Lisa Widodo, COO dan Co-Founder Blibli.
Baca Juga: Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
Meski demikian, tantangan sustainability masih terletak pada bagaimana kepedulian tersebut bisa berubah menjadi kebiasaan yang konsisten. Perubahan gaya hidup berkelanjutan tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada ekosistem yang mendukung.
Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara berbagai pihak menjadi penting untuk memperluas dampak. Sustainability tidak hanya berhenti pada kesadaran, tetapi juga pada bagaimana sistem memungkinkan perubahan perilaku terjadi secara berkelanjutan.
Mengawali rangkaian kegiatan Langkah Membumi Market 2026, Blibli Tiket ACTION mengadakan Langkah Membumi Networking Dinner 2026 bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Dengan tema “Who Should Change First: Companies or Consumers? Rethinking Sustainability Adoption through Business Transformation and Consumer Behaviour”, acara ini menjadi melting pot sekitar 60 pemimpin industri, pelaku bisnis, komunitas, dan changemakers untuk bertukar perspektif serta memperkuat kolaborasi dalam mendorong adopsi sustainability di Indonesia.
Semangat kolaborasi menjadi fondasi penting dalam perjalanan Langkah Membumi. Perubahan menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kontribusi dan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, Langkah Membumi terus menghadirkan ruang dialog yang mempertemukan dunia usaha, institusi, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama mendorong dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Update Harga HP OPPO Juni 2026: Banyak Diskon untuk Seri Flagship hingga Entry-Level
-
Terpopuler: Sepatu Jalan Kaki Lokal hingga Cushion Tidak Luntur yang Banyak Dicari
-
Bedak Padat Marina Boleh Dipakai Mulai Umur Berapa? Remaja Wajib Tahu Biar Wajah Gak Jerawatan
-
4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
-
Tak Sekadar Daur Ulang: Get Plastic Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar dan Listrik Konser
-
Cushion Avoskin Berapa Harganya? Intip Kelebihan, Pilihan Shade, dan Ulasan Jujur Pengguna
-
Parfum Aquatic Wangi Apa? Ini 3 Rekomendasi Lokal Terbaik Lengkap dengan Review
-
Apa Itu Marshall dalam Lari dan Berapa Gajinya? Jangan Kaget Kalau Diperingatkan
-
Kelly Pearl Cream Gunanya untuk Apa? Ini Review, Manfaat, dan Status BPOM Terbarunya
-
Apakah Bedak Kelly Sudah BPOM? Simak Klaim Produk dan Review Penggunanya