- Pemerintah masih terus menyalurkan bansos BPNT tahap dua jelang akhir Juni 2026.
- Untuk mengecek pencairan bansos senilai Rp600 ribu dapat dilakukan dengan mudah lewat HP.
- Cukup pakai NIK KTP untuk mengetahui KPM status penerima bansos secara reguler.
2. Melalui Aplikasi Resmi "Cek Bansos"
- Unduh aplikasi resmi "Cek Bansos" melalui Google Store maupun App Store.
- Buka aplikasi.
- Lakukan registrasi dengan membuat akun baru (Buat Akun Baru) dan isi data diri seperti NIK, nomor KK, serta alamat email aktif.
- Lakukan verifikasi akun melalui tautan yang dikirimkan ke email.
- Setelah akun aktif, masuk (login) menggunakan username dan kata sandi yang telah dibuat.
- Pilih menu "Cek Bansos", lalu masukkan NIK sesuai KTP.
- Klik "Cari Data"
Tunggu prosesnya sampai sistem menampilkan informasi penerima bansos, jenis bantuan hingga status pencairan.
Baca Juga: Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
Mekanisme Pencairan Dana Bantuan
Bagi KPM yang mendapati status bantuannya sudah menunjukkan keterangan "Sembako/BPNT" dengan periode salur berjalan, dana tersebut langsung ditransfer ke rekening KKS masing-masing.
Masyarakat dapat melakukan penarikan tunai saldo tersebut melalui jaringan Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN via mesin ATM terdekat atau agen bank resmi.
Sementara itu, untuk KPM yang berada di wilayah pelosok atau wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), pencairan biasanya difasilitasi dalam bentuk tunai secara kolektif melalui PT Pos Indonesia.
Bagaimana Jika Nama Tidak Terdaftar?
Seluruh bantuan sosial kompensasi pangan ini mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Pemerintah daerah bersama Kemensos secara berkala melakukan verifikasi, validasi, dan pemutakhiran data di lapangan untuk mencoret penerima yang dianggap sudah mampu secara ekonomi.
Apabila nama tiba-tiba tidak terdaftar padahal sebelumnya rutin menerima manfaat, maka perlu berkoordinasi dengan pendamping sosial setempat, kelurahan, atau dinas sosial kabupaten/kota untuk mengecek apakah ada ketidakcocokan data antara NIK KTP dengan data di DTKS.
Berita Terkait
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI
-
Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!