Lifestyle / Komunitas
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:08 WIB
Ilustrasi memakai tawas di ketiak. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Penggunaan tawas kini kembali populer. 
  • Tawas menjadi solusi alami untuk menghilangkan bau badan dengan cara membasmi bakteri penyebab aroma tidak sedap.
  • Kelebihan tawas mencakup sifat bebas aroma, tidak meninggalkan noda pada pakaian, ramah lingkungan, serta sangat ekonomis bagi penggunanya.

1. Tanpa Aroma (Fragrance-Free): Tawas tidak menutupi bau dengan wangi parfum, melainkan langsung menghentikan sumber baunya. Ini cocok bagi orang yang memiliki kulit sensitif terhadap parfum.

2. Tidak Meninggalkan Noda: Salah satu keluhan utama pengguna deodoran adalah noda kuning di baju putih. Tawas adalah mineral bening yang tidak meninggalkan residu warna pada serat pakaian.

3. Ekonomis dan Tahan Lama: Satu bongkah tawas kristal bisa digunakan hingga 6-12 bulan, menjadikannya pilihan yang jauh lebih hemat biaya.

4. Ramah Lingkungan: Biasanya dijual dalam bentuk batu murni tanpa kemasan plastik berlebih atau gas aerosol.

Cara Penggunaan yang Benar

Untuk mendapatkan hasil maksimal, tawas sebaiknya digunakan langsung setelah mandi saat kulit ketiak masih bersih.

Jika menggunakan tawas batu, basahi ujung batu dengan sedikit air. Gosokkan dengan lembut pada area ketiak selama 15-20 detik.

Pastikan batu tawas dikeringkan kembali sebelum disimpan agar tidak cepat menyusut. Jika ingin lebih simpel, bisa memakai produk tawas cair yang tiggal semprot.

Catatan Penting

Baca Juga: Makeup Anti Luntur! Ini 7 Rekomendasi Cushion yang Tahan Keringat Meski Cuaca Ekstrem

Meski alami, pemilik kulit yang sangat sensitif tetap disarankan untuk berhati-hati. Jika muncul kemerahan atau rasa perih setelah penggunaan, segera hentikan pemakaian.

Selain itu, karena tawas bukan antiperspiran kuat, Anda mungkin tetap akan berkeringat, namun keringat tersebut dijamin tidak akan mengeluarkan bau tak sedap.

Load More