- Penggunaan tawas kini kembali populer.
- Tawas menjadi solusi alami untuk menghilangkan bau badan dengan cara membasmi bakteri penyebab aroma tidak sedap.
- Kelebihan tawas mencakup sifat bebas aroma, tidak meninggalkan noda pada pakaian, ramah lingkungan, serta sangat ekonomis bagi penggunanya.
1. Tanpa Aroma (Fragrance-Free): Tawas tidak menutupi bau dengan wangi parfum, melainkan langsung menghentikan sumber baunya. Ini cocok bagi orang yang memiliki kulit sensitif terhadap parfum.
2. Tidak Meninggalkan Noda: Salah satu keluhan utama pengguna deodoran adalah noda kuning di baju putih. Tawas adalah mineral bening yang tidak meninggalkan residu warna pada serat pakaian.
3. Ekonomis dan Tahan Lama: Satu bongkah tawas kristal bisa digunakan hingga 6-12 bulan, menjadikannya pilihan yang jauh lebih hemat biaya.
4. Ramah Lingkungan: Biasanya dijual dalam bentuk batu murni tanpa kemasan plastik berlebih atau gas aerosol.
Cara Penggunaan yang Benar
Untuk mendapatkan hasil maksimal, tawas sebaiknya digunakan langsung setelah mandi saat kulit ketiak masih bersih.
Jika menggunakan tawas batu, basahi ujung batu dengan sedikit air. Gosokkan dengan lembut pada area ketiak selama 15-20 detik.
Pastikan batu tawas dikeringkan kembali sebelum disimpan agar tidak cepat menyusut. Jika ingin lebih simpel, bisa memakai produk tawas cair yang tiggal semprot.
Catatan Penting
Baca Juga: Makeup Anti Luntur! Ini 7 Rekomendasi Cushion yang Tahan Keringat Meski Cuaca Ekstrem
Meski alami, pemilik kulit yang sangat sensitif tetap disarankan untuk berhati-hati. Jika muncul kemerahan atau rasa perih setelah penggunaan, segera hentikan pemakaian.
Selain itu, karena tawas bukan antiperspiran kuat, Anda mungkin tetap akan berkeringat, namun keringat tersebut dijamin tidak akan mengeluarkan bau tak sedap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD