Lifestyle / Female
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:34 WIB
Potret Tumpukan Limbah Pakaian (Magnific/Magnific)

Meski dinilai menjanjikan, upcycling belum mudah diterapkan secara luas. Penelitian mencatat sejumlah tantangan, mulai dari terbatasnya pasokan limbah tekstil yang sesuai, rendahnya pemahaman mengenai ekonomi sirkular, hingga minimnya dukungan kebijakan dan akses pendanaan.

Karena itu, para peneliti menilai keberhasilan upcycling tidak cukup bergantung pada pelaku usaha atau konsumen saja. Dukungan pemerintah, komunitas lokal, serta ekosistem industri juga diperlukan agar praktik ini dapat berkembang dan memberi dampak lebih besar.

Dengan kata lain, mengurangi limbah fashion bukan hanya soal mendaur ulang pakaian yang sudah menjadi sampah, tetapi juga mengubah cara industri memproduksi, masyarakat mengonsumsi, dan berbagai pihak berkolaborasi untuk memperpanjang umur sebuah produk. Pendekatan inilah yang dinilai membuat upcycling berpotensi menjadi salah satu jalan menuju industri fashion yang lebih berkelanjutan.

Penulis: Natasha Suhendra

Load More