- Penggunaan sepatu yang tepat sesuai aktivitas sangat penting untuk mencegah risiko cedera.
- Sepatu lari dirancang dengan bantalan tebal dan struktur kaku guna meredam benturan tinggi saat melakukan olahraga intens.
- Sepatu jalan memiliki desain fleksibel, ringan, dan tumit rendah untuk mendukung kenyamanan serta kestabilan saat melangkah santai.
Suara.com - Banyak orang menganggap semua sepatu olahraga itu sama, sehingga sering kali menggunakan sepatu lari untuk berjalan kaki, atau sebaliknya.
Padahal, aktivitas berjalan dan berlari memberikan tekanan serta mekanisme gerakan yang sangat berbeda pada kaki.
Memilih jenis sepatu yang keliru bukan hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga bisa meningkatkan risiko cedera otot dan sendi.
Agar tidak salah investasi, perbedaan antara sepatu jalan dan sepatu lari berikut ini.
1. Tingkat Ketebalan Bantalan (Cushioning)
Sepatu lari: Cushion pada sepatu lari biasanya jauh lebih tebal dan empuk untuk meredam benturan berat saat kaki menghantam aspal.
Sepatu jalan: Sepatu jalan memiliki bantalan yang lebih tipis dan padat agar kaki tetap stabil dan dekat dengan permukaan tanah.
2. Fleksibilitas Sol
Sepatu lari: Umumnya memiliki struktur sol yang lebih kaku, terutama di bagian tengah (midfoot), untuk memberikan dorongan energi (energy return) yang responsif saat melangkah cepat.
Baca Juga: 7 Sepatu Lari Diskon di Foot Locker, Potongan Harga hingga 30 Persen
Sepatu jalan: Dirancang sangat lentur di area depan (forefoot) untuk mendukung pergerakan alami kaki yang menekuk dari tumit hingga ujung jari saat berjalan santai.
3. Desain dan Ketinggian Tumit
Sepatu lari: Dilengkapi dengan tumit yang tebal dan agak miring ke atas (beveled heel) untuk memandu transisi kaki saat melangkah dengan kecepatan tinggi.
Sepatu jalan: Memiliki tumit yang lebih datar dan rendah demi menjaga keseimbangan tubuh dan mencegah ketegangan pada otot tulang kering.
4. Bobot Sepatu
Sepatu lari: Sepatu lari terasa sedikit lebih berbobot pada beberapa serinya karena membutuhkan komponen pelindung ekstra dan teknologi bantalan yang kompleks.
Berita Terkait
-
Nike Pegasus 41 vs Vomero 18, Mana yang Cocok untuk Sepatu Lari Harian?
-
4 Sepatu Lari Ortuseight Terlaris di Shopee, Begini Review Pembeli dan Harga Terbarunya
-
6 Sepatu Skechers Hitam dengan Review Bintang 5, Ringan dan Nyaman Buat Sekolah atau Olahraga
-
5 Sepatu Lari 910 Nineten Terlaris di Shopee, Terbukti Nyaman Menurut Review Para Pelari
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
5 Sepeda Kalcer Commuter Termurah 2026, Mulai Rp2 Jutaan untuk Ngantor dan Nongkrong
-
Foundation Viva Apakah Tahan Lama? Ini Penjelasan dan 2 Pilihan Produk yang Awet
-
Tak Hanya Jadi Sumber Air Bersih, Bagaimana Air Tanah Bantu Ekosistem Laut Simpan Karbon?
-
2 Hair Tonic dengan Oleanolic Acid yang Efektif Atasi Rambut Rontok Rekomendasi Dokter
-
Sunscreen Viva SPF Berapa? Ini Formula dan Review Penggunanya
-
Cara Membuat NIB Mudah dan Gratis, Pedagang Online Kini Wajib Punya
-
4 Buku Tulis Sekolah yang Tebal dan Murah, Tak Perlu Ribet Pasang Sampul Lagi!
-
5 Rekomendasi Suplemen Magnesium untuk Atasi Insomnia dan Mengurangi Stres
-
Bingung Pilih Foundation Viva Cosmetics? Ini 3 Rekomendasi, Perbedaan, dan Review Pembeli
-
Parfum Careso yang Wanginya Paling Enak Varian Apa? Ini 3 Pilihan Favorit Owner